Implementasi Layanan Bimbingan Klasikal Dengan Teknik Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Interaksi Sosial Siswa Kelas VII di SMP Negeri 7 Madiun

Aden Bima Purnama, Tyas Martika Anggriana, Tiorita Sormin

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan bimbingan klasikal dengan teknik Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan interaksi sosial siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Madiun. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu sebuah penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK) dengan dua siklus dimana masing-masing dari siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini yaitu  kelas VII H yang berjumlah 32 siswa. Data dikumpulkan melalui hasil dari observasi dan wawancara lalu  data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi layanan bimbingan klasikal dengan teknik PBL secara signifikan dapat meningkatkan interaksi sosial siswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam berkomunikasi, bekerjasama, dan berbagi informasi dengan teman sebaya. Dengan demikian, teknik PBL efektif digunakan dalam layanan bimbingan untuk mengatasi masalah interaksi sosial di lingkungan sekolah.


Abstract

This study aims to describe the implementation of classical guidance services with Problem Based Learning (PBL) techniques in improving social interaction of grade VII students at SMP Negeri 7 Madiun. The method used in this study is a research on counseling guidance actions (PTBK) with two cycles where each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection stages. The subject of this study is class VII H which totals 32 students. The data was collected through the results of observations and interviews and then the data was analyzed in a qualitative descriptive manner. The results of this study show that the implementation of classical guidance services with PBL techniques can significantly improve student social interaction. Students become more active in communicating, cooperating, and sharing information with peers. Thus, PBL techniques are effectively used in guidance services to overcome social interaction problems in the school environment.

Keywords


Classical guidance; Problem Based Learning; social interaction

Full Text:

PDF

References


Andriani, F., Sinring, A., & Saniasa. (2023). Meningkatkan Motivasi Siswa Mengikuti Bimbingan Konseling Klasikal Dengan Teknik Permainan Tebag kata/Gaya Peserta Didik kelas XI SMA Negeri 5 Makassar. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran, 5(3), 235–239.

Canida, R. (2023). Upaya Meningkatkan Konsep Diri Dan Motivasi Belajar Siswa Dengan Layanan Bimbingan Klasikal. Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(12), 4529–4536. https://doi.org/10.53625/jirk.v2i12.5606

Damayanti, A. P., Yuliejantiningsih, Y., & Maulia, D. (2021). Interaksi Sosial Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 5(2), 163–167. Retrieved from https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJL/index

Hotimah, H. (2020). Penerapan Metode Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Bercerita Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Edukasi, 7(3), 5. https://doi.org/10.19184/jukasi.v7i3.21599

Imam, M. (2019). Peningkatan Interaksi Sosial Teman Sebaya Siswa SMP Melalui Bimbingan Klasikal Dengan Metode Sosiodrama. Jurnal Konseling Gusjigang, 5(2), 104–108. Retrieved from http://jurnal.umk.ac.id/index.php/gusjigang

Syahyudin, D. (2020). Pengaruh Gadget Terhadap Pola Interaksi Sosial Dan Komunikasi Siswa. Gunahumas, 2(1), 272–282. https://doi.org/10.17509/ghm.v2i1.23048


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding SNBK (Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling) terindek oleh: