Penerapan konseling CBT dengan teknik thought stopping untuk mengurangi social anxiety terhadap rasialisme

Khoiriana Khoiriana, Silvia Yula Wardani, Nindia Harnes Prima Aidha

Abstract


Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 5 Madiun dimana salah satu siswa SISI (Inisial) siswa kelas VII mengalami kasus social anxiety pada rasialisme. Salah satu masalah yang dapat ditimbulkan dalam bersosialisasi akibat terjadinya akulturasi adalah perbedaan bahasa serta dialek yang digunakan yang akan membuat salah persepsi menjadikan seseorang sakit hati lalu trauma bersosialisasi (social anxiety). Social anxiety merupakan masalah yang perlu untuk segera ditangani, agar tidak berkelanjutan dalam dampak negatif yang ditimbulkan. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan memodifikasi dalam berpikir yang akan menghasilkan pemikiran matang, bertindak kemudian pengambilan keputusan bijak. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan CBT (Cognitive Behavior Theraphy) dengan teknik thought stopping, dimana mengganti segala pikiran negatif menjadi positif, merekonstruksi segala aspek negatif yang akan menjadi toxic pada dirinya dalam berfikir. Metode yang diterapkan dalam menganalisis data penelitian menggunakan kualitatif. Pada kondisi awal konselor memberikan asesmen social anxiety dimana mendapatkan hasil skor siswa mencapai 89 atau dalam kategori tinggi. Pada siklus I terjadi penurunan menjadi 75, sedangkan pada siklus II menjadi 45. Analisis yang dihasilkan tersebut dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pada taraf social anxiety antara sebelum dan sesudah tindakan. Singkatnya, Konseling Individu Cognitive Behavior Theraphy dengan Teknik Thought Stopping dapat Mengurangi Social Anxiety Terhadap Rasialisme.

Abstract
This research was conducted at SMPN 5 Madiun where one of the students SISI (Initials), a seventh grade student, experienced a case of social anxiety on racism. One of the problems that can be caused in socializing due to acculturation is the difference in language and dialect used which will make misperceptions make someone hurt and then social trauma (social anxiety). Social anxiety is a problem that needs to be addressed immediately, so that it is not sustainable in the negative impact caused. Therefore, it is necessary to handle modifications in thinking that will produce mature thinking, acting then making wise decisions. This can be done with a CBT (Cognitive Behavior Theraphy) approach with thought stopping techniques, which replace all negative thoughts into positive ones, reconstructing all negative aspects that will become toxic to themselves in thinking. The method applied in analyzing research data uses qualitative. In the initial condition, the counselor provides a social anxiety assessment where the results of the student's score reach 89 or in the high category. In cycle I there was a decrease to 75, while in cycle II it was 45. The resulting analysis can be concluded that there is a difference in the level of social anxiety between before and after action. In short, Cognitive Behavior Theraphy Individual Counseling with Thought Stopping Techniques can reduce social anxiety towards racism.

Keywords


REBT counseling, cognitive disputation, withdrawal

Full Text:

PDF

References


Ali Muhson, (2006). Teknik Analisis Kuantitatif, Jurnal Pendidikan, Yogyakarta : Universitas Negeri Yoyakarta. H. 1

Asmara, W. (2023) Pendekatan Teknik Thought Stopping Dengan Konseling Individual Untuk Mengatasi Kecemasan Bersosialisasi Pada Warga Binaan Baru Di Lapas Perempuan Palembang . Jurnal At-Taujih: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Vol. III, No 1: 12-29. file:///C:/Users/Lenovo/Downloads/Widya+12-29-1.pdf

Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Badriyah, S. (2020). Efektivitas Konseling Kelompok dengan Teknik Thought Stopping untuk Mereduksi Kecemasan Sosial Siswa . Jurnal Fokus Konseling Vol 6 No 1 19-25. https://www.researchgate.net/publication/355840317_Konseling_Kelompok_dengan_Teknik_Thought_Stopping_untuk_Mereduksi_Kecemasan_Sosial_Siswa

Davision, G. C., Neale, J. M., & Kring, A. M. (2012). Psikologi Abnormal. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Faradillah, S. S, Amriana (2020). Cognitive-Behavioral Therapy dengan Teknik Thought Stopping untuk Menangani Trauma Psikologis Mahasiswa yang Mengalami Broken Home. Yogyakarta : Prophetic: Professional, Empathy and Islamic Counseling Journal

Guevremont & Spiegler (2003). Contemporary Behavior Therapy (4th edition). USA. Thomson Wadsworth

Kaczkurkin, A. N. (2015) Terapi kognitif-perilaku untuk gangguan kecemasan: pembaruan bukti empiris. PMC PubMed Central. September;17(3):337–346. https://pmc-ncbi-nlm-nih-gov.translate.goog/articles/PMC4610618/?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc

Oktaviawati, M. (2024) Pendekatan Teknik Cognitive Behavioral Therapy (Cbt) Untuk Memberikan Dukungan Bagi Individu Dengan Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety Disorder). jurnal.ar-raniry. Vol 10, No 1. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/cobaBK/article/view/18759

Rahmadiani, N.D. (2020) Cognitive Behavior Therapy untuk mengurangi kecemasan sosial pada remaja. PROCEDIA Studi Kasus dan Intervensi Psikologi Volume 8(1) 10-18 . file:///C:/Users/Lenovo/Downloads/editor_dppm,+Nixie+Devina+8(1)-1.pdf

Rizky, M. (2022). Efektifitas Pendekatan Cognitive behavioral therapy (CBT) untuk Mengatasi Depresi. Eductum: Jurnal Literasi Pendidikan Volume 1, No 2. file:///C:/Users/Lenovo/Downloads/adminagus,+23.+pg+265-280+rizky.pdf

Vander, Zanden J. W. 1979. Sociology. New York: John Wiley and Sons

Videbeck, S. L. (2008). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: EGC

Wood dkk. 2007. Kiat Mengatasi Gangguan Belajar. Yogjakarta: Kata Hati

Zulaifi, R. (2023) Efektifitas Konseling Kelompok Dengan Teknik Thought Stoping Untuk Mengurangi Tingkat Kecemasan Akademik Siswa. Jurnal Realita Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 1. https://e-journal.undikma.ac.id/index.php/realita/article/viewFile/7617/4345


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding SNBK (Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling) terindek oleh: