Analisis Tata Kelola Kelembagaan, Otomasi Sistem, dan Problematika Sertifikasi SDM: Studi kasus Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun

Faizan Azhar Muhafiz, Bima Bima

Abstract


Keberadaan perpustakaan umum di tingkat daerah memegang peran ganda, baik sebagai penyedia layanan literasi publik maupun sebagai instansi pembina Pusat Sumber Belajar (PSB) di tingkat sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas dinamika tata kelola kelembagaan, alokasi anggaran, hambatan sertifikasi pustakawan, serta implementasi otomasi pelayanan yang dijalankan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun. Menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen administratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa dinas telah menjalankan fungsi manajemen secara sistematis lewat integrasi penganggaran APBD dan DAK. Kendati demikian, kendala krusial muncul pada aspek keterbatasan pustakawan fungsional akibat kemacetan sistem sertifikasi nasional di tingkat pusat. Pada aspek teknologi, penggunaan INLISLite untuk internal dan replikasi SLiMS untuk sekolah binaan telah berjalan, meski kebijakan sirkulasi masih dibatasi KTP lokal demi keamanan aset. Sinergi kemitraan yang dilakukan terbukti mampu mendorong standardisasi perpustakaan sekolah dasar binaan secara bertahap. Abstrak artikel harus menuliskan hal-hal umum mengenai penelitian kepada pembaca.


Keywords


Tata Kelola Perpustakaan; Otomasi Pelayanan; INLISLite; SLiMS; Sertifikasi Pustakawan

Full Text:

PDF

References


Lasa, H. S. (2021). Manajemen dan preservasi perpustakaan. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & SaldaƱa, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Perpustakaan Nasional RI. (2022). Standar Nasional Perpustakaan (SNP) bidang perpustakaan sekolah dan umum. Jakarta: Perpusnas Press.

Prastowo, A. (2020). Pengembangan bahan ajar dan pusat sumber belajar di era digital. Depok: Rajawali Pers.

Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Saleh, A. R. (2020). Membangun perpustakaan digital: Teori dan praktik pengamanan aset informasi. Bogor: IPB Press.

Sudarsono, B. (2020). Kompetensi dan sertifikasi pustakawan Indonesia di era disrupsi. Jakarta: Sagung Seto.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Ed. 2). Bandung: Alfabeta.

Wicaksono, H. (2020). Manajemen perpustakaan sekolah berbasis standardisasi nasional. Surabaya: Jaring Pena.

Yusuf, S. (2021). Manajemen perpustakaan modern: Pendekatan teori dan praktik. Bandung: Rosda.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.