Kendala Pemahaman KPK dan FPB di SDN Ngrayudan 3
Abstract
Matematika merupakan mata pelajaran dasar yang penting untuk diajarkan sejak dini. Di sekolah dasar, siswa diperkenalkan dengan berbagai konsep matematika, termasuk Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Artikel ini membahas berbagai kendala yang dialami siswa SDN Ngrayudan 3 dalam memahami kedua konsep tersebut. Berdasarkan hasil observasi dan evaluasi pembelajaran, ditemukan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam membedakan penerapan KPK dan FPB, belum memahami faktorisasi prima, serta kurang mendapatkan dukungan visual dan kontekstual dalam proses belajar. Artikel ini menyarankan beberapa strategi pembelajaran, seperti penggunaan alat bantu visual, soal cerita kontekstual, dan latihan bertahap. Diharapkan strategi ini dapat meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap matematika.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arsyad, A. (2011). Media pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Hudojo, H. (2001). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran matematika. Malang: Universitas Negeri Malang.
Purwanta, E. (2020). Strategi pembelajaran matematika di sekolah dasar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suherman, E. dkk. (2003). Strategi pembelajaran matematika kontemporer. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Trianto. (2010). Model pembelajaran terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.
Refbacks
- There are currently no refbacks.