Peran Keluarga Dalam Pembentukan Pendidikan Karakter Anak
Abstract
Keluarga merupakan lingkungan awal dan paling fundamental dalam membentuk karakter anak. Sebagai unit sosial terkecil, keluarga tidak hanya berperan sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai institusi pendidikan pertama yang menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan perilaku positif. Pendidikan karakter dalam keluarga dilakukan melalui keteladanan, rutinitas, nasihat, dan pengawasan orang tua yang konsisten. Kehangatan hubungan antaranggota keluarga, pola asuh yang diterapkan, serta suasana yang penuh kasih sayang sangat memengaruhi terbentuknya sikap seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi. Selain itu, keluarga juga memiliki berbagai fungsi penting seperti fungsi edukatif, perlindungan, afeksi, sosialisasi, reproduksi, religius, ekonomi, rekreatif, biologis, serta pewarisan nilai budaya. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai referensi relevan untuk menggambarkan bagaimana keluarga menjalankan perannya dalam pendidikan karakter. Dengan demikian, keluarga memegang peran strategis dalam membentuk kepribadian anak yang tangguh dan berakhlak baik untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Hyoscyamina, D. E. (2011). Peran keluarga dalam membangun karakter anak. Jurnal Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro, 144–145.
Nasution, D. U., & Situmorang, F. A. (2025). Peran Lingkungan dan Pola Asuh terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. Proceeding International Seminar on Islamic Studies, 6(1), 1722–1726.
Puspytasari, H. H. (2022). Peran keluarga dalam pendidikan karakter bagi anak. Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 1–10.
Ramdani, C., Miftahudin, U., & Latif, A. (2023). Peran keluarga dalam pendidikan karakter. Banun: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(2), 12–20.
Setiardi, D. (2017). Keluarga sebagai sumber pendidikan karakter bagi anak. Jurnal Tarbawi, 14(2), 135–136.
Refbacks
- There are currently no refbacks.