Implementasi Metode Bookish Play Dalam Pembelajaran Membaca Bahasa Indonesia Kelas 1 SDN Wungu 03 Madiun

Yolanda Putri Saleha

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang dikemas secara deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa penerapan metode bookishplay dalam pembelajaran membaca Bahasa Indonesia siswa Sekolah Dasar. Latar belakang kajian ini didasarkan pada kurangnya ketertarikan siswa dalam membaca disebabkan oleh kurang difungsikannya media pojok baca dan kurangnya inovasi guru dalam kegiatan membaca dan menyampaikan materi. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi lapangan, diperoleh temuan bahwa kegiatan bookishplay mampu menjembatani kegiatan membaca yang membosankan menjadi menyenangkan, meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, serta mendukung kemandirian dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Meskipun demikian, implementasi metode bookishplay  ini memerlukan kesiapan guru dan dukungan fasilitas yang memadai. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru dan pemangku kebijakan dalam merancang pembelajaran Bahasa Indonesia yang inovatif dan sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar.

Keywords


Bookishplay; Bahasa Indonesia; Pembelajaran Membaca; Kelas 1 SD.

Full Text:

PDF

References


Bahrul Ulum, Setiya Yunus Saputra, (2022), Pelatihan Keterampilan Berliterasi dengan Metode Bookish Play untuk Guru SDN Tambakasri 5 Sumbermanjing Wetan, JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia), Vol. 7, No. 3, 204.6 Ibid, 200-201.

Departement Pendidikan Nasional, (2015), Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.

Dewi, I. S. (2017). Pengaruh Penggunaan Metode Reading Aloud Terhadap Peningkatan Keterampilan Membaca Bahasa Jawa Siswa Kelas III SDIT. http://eprintslib.ummgl.ac.id/id/eprint/489

Dhina Cahya Rohim & Septina Rahmawati, (2020), Peran Literasi Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Di Sekolah Dasar, Jurnal Review Pendidikan Dasar:JurnalKajianPendidikandanHasilPenelitianVol6,No 3.

Farida Rahim, (2018), Pengajaran Membaca Di Sekolah Dasar, Jakata: Bumi Aksara.

Herman Wahadaniah, (2017), Perpustakaan Sekolah Sebagai Sarana Pengembangan. Minat dan Kegemaran Membaca, Jakarta: DEPDIKBUD.

Lois Bragg, Runes and Readers: In and Around “The Husband’s Message”, Studia

Neophilologica Vol. 71 No. 1, (2014), 39.

Mansyur, U. (2019). Upaya Meningkatkan Minat Baca. gempusta.

Moeleong,L.J,(2017),MetodologiPenelitianKualitatif(EdisiRevisi),(Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nur Aulia, 2023, Pengelolaan Kegiatan Bookishplay pada unit Layanan Anak terhadap Minat Baca Anak Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Aceh.

Nursapiah,(2020),PenelitianKualitatif,Medan: Walashri Publishing.

Sudjana, N. (2010). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono, (2018), Metodologi Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta.

Sumitra, A., & Sumini, N. (2019). Peran Guru Dalam Mengembangkan Kemampuan Minat Baca Anak Usia Dini Melalui Metode Read Aloud. Jurnal Ilmiah Potensia, 4(2). https://doi.org/10.33369/jip.4.2.115-120

Syahrial, I. (2019). Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Dini melalui Implementasi Literasi Keluarga. Fascho Kajian Pendidikan Dan Sosial Kemasyarakatan, 1(1).

Trelease, J. (2017). Buku -The Read Aloud Handbook - Jim Trelease.pdf.

Widya Masitah, Fadilatul Fadilatul, A. L. (2021). Upaya Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal.Ceredindonesia, 1(1), 621. https://jurnal.ceredindonesia.or.id/index.php/sintesa/article/view/340


Refbacks

  • There are currently no refbacks.