Pengembangan Modul Literasi Digital Berbasis Budaya Lokal Madiun Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

Sita Lufiah, Raras Setyo Retno, Candra Dewi

Abstract


Hasil FGD (focuss group discussion) dengan beberapa guru di Kabupaten Madiun bahwa peserta didik membutuhkan stimulus atau rangsangan agar pesera didik memiliki kemampuan literasi yang memadai. Tujuan dari penelitian ini 1) mengembangkan modul literasi digital berbasis budaya lokal Madiun untuk siswa sekolah dasar 2) menguji kelayakan modul literasi digital berbasis budaya lokal Madiun 3) mengetahui tingkat kepraktisan modul literasi digital berbasis budaya lokal Madiun yang diterapkan dalam pembelajaran  di sekolah dasar. Prosedur penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation and evaluation). Subjek penelitian ini adalah 25 siswa kelas V sekolah dasar di Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) modul yang dikembangkan berupa modul literasi digital berbasis budaya lokal Madiun untuk siswa sekolah dasar dengan menggunakan model ADDIE modul yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid  dengan presentase sebesar 91,2% berdasarkan penilaian dari validator 2) modul yang dikembangkan kepada siswa mendapatkan respon positif dan memenuhi kriteria sangat baik dengan presentase 97%, sedangkan hasil respon guru mendapatkan respon positif dan memenuhi kriteria sangat baik sebesar 100% yang dapat digunakan dalam pembelajaran.


Keywords


Modul Literasi Digital; Budaya Lokal; Motivasi Belajar; Siswa Sekolah Dasar

Full Text:

PDF

References


Abidin, Y. (2015). Pembelajaran Multiliterasi. Refika Aditama. Bandung.

Akbar, S. (2013). Intrumen Perangkat Pembelajaran. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Almuharomah, F. A., Mayasari, T., & Kurniadi, E. (2019). Pen gembangan Modul Fisika STEM Terintegrasi Kearifan Lokal “ Beduk ” untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP. 7(1), 1–10. https://doi.org/10.20527/bipf.v7i1.5630

Asad, Razali, & Sherwani, F. (2014). Intructional Models For Enhancing The Performance Of Student And Workforce During Educational Training. 6(3), 27–31.

Atmaja, A. T., & Murtadho, N. (2021). Pengembangan E-Modul Berbasis Kearifan Lokal dan Kecakapan Hidup. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian …, 4, 1673–1678. http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/15104

Irwandani, I., Latifah, S., Asyhari, A., Muzannur, M., & Widayanti, W. (2017). Modul Digital Interaktif Berbasis Articulate Studio’13: Pengembangan pada Materi Gerak Melingkar Kelas X. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 6(2), 221–231. https://doi.org/10.24042/jipfalbiruni.v6i2.1862

Jayul, A. (2020). Model Pembelajaran Daring Sebagai Alternatif Proses Kegiatan Belajar Pendidikan Jasmani di Tengah Pandemi Covid-19. 6(2), 353.

Khasanah, I., & Nurmawati, I. (2021). Pengembangan Modul Digital sebagai Bahan Ajar Biologi untuk Siswa Kelas XI IPA. Indonesian Journal of Mathematics and Natural Science Education, 2(1), 34–44. https://doi.org/10.35719/mass.v2i1.57

Literacy, E. D. (2018). Pancasakti Science Education Journal. 3(1), 109–114.

Pratiwi, M. kurnia. (2022). Development Of A Qr-Code-Based E-Module to Train Students’ Digital Literature Ability on Environmental Change Materials Maulidatul Kurnia Pratiwi Sifak Indana. Tahun, 11(2), 457–468. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bioedu

Riel, J., & Christian, S. (2016). Charting Digital Literacy: A Framework for Information Technology and Digital Skills Education in the Community College. SSRN Electronic Journal, 541, 1–22. https://doi.org/10.2139/ssrn.2781161

Rudyanto, H. E. (2014). Model discovery learning dengan pendekatan saintifik bermuatan karakter untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar Dan Pembelajaran, 4(1), 41–48.

Rudyanto, H. E. (2015). Kemampuan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah matematika open-ended ditinjau dari tingkat kemampuan matematika pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pedagogia, 4(1), 23–33.

Sari, N., S., Farida, N., dan Rahmawati, D. (2020). Pengembangan Modul Berbasis Discovery Learning untuk Melatih Literasi Matematika. EMTEKA : Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 11–23.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Afabeta cv, Bandung.

Suryani, K., Utami, I. S., Khairudin, Ariska, & Rahmadani, A. F. (2020). Pengembangan Modul Digital berbasis STEM menggunakan Aplikasi 3D FlipBook pada Mata Kuliah Sistem Operasi. Jurnal Mimbar Ilmu, 25(3), 358–367. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/MI/article/view/28702

Violadini, R., & Mustika, D. (2021). Pengembangan E-Modul Berbasis Metode Inkuiri Pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1210–1222. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/899

Yulaika, N. F., Harti, & Sakti, N. C. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Flip Book Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik. JPEKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen Dan Keuangan, 4(1), 67–76. https://doi.org/10.26740/jpeka.v4n1.p67-76


Refbacks

  • There are currently no refbacks.