Analisis peristiwa sejarah desa sebagai pembelajaran inovatif pada Kurikulum Merdeka: Kasus perubahan prosesi ritual Merti Desa di Klagenserut, Kab. Madiun

Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid

Abstract


Artikel ini bertujuan menjawab pertanyaan bagaimana nilai-nilai pendidikan karakter pada Kurikulum Merdeka yang terdapat pada peristiwa sejarah perubahan prosesi ritual Merti Desa di Klagenserut, Kabupaten Madiun. Mengingat Merti Desa merupakan salah satu tradisi lokal yang tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sarana dakwah untuk mempromosikan ajaran agama melalui ritual atau sejenisnya. Dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dan metode deskriptif-analitik, kemudian diperkuat pendekatan dan teori sejarah, artikel ini memperlihatkan kondisi sosial-agama masyarakat Desa Klagenserut yang amat menjaga kelestarian tradisi lokal Merti Desa, meskipun tidak sedikit tradisi serupa di daerah lain yang terancam punah. Hanya saja, untuk prosesinya sering terjadi penyimpangan dari nilai-nilai keagamaan, sehingga diperlukan perubahan agar tradisi lokal tersebut tetap berlangsung sesuai zamannya. Temuan penting lainnya, berangkat dari perubahan tersebut terdapat lima nilai pendidikan karakter yang nantinya bisa diaktualisasikan sebagai pembelajaran inovatif pada Kurikulum Merdeka, antara lain: 1) Religius, 2) Nasionalisme, 3) Gotong royong, 4) Berpikir kritis, dan 5) Kreatif

Full Text:

PDF

References


Arpianti, D., Jusmawati, Iskandar, A. M., & Supardi, R. (2023). Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kurikulum Merdeka untuk Membentuk Karakter Gotong Royong Peserta Didik. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2566–2572. jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/1403

Hanipah, S. (2023). Analisis Kurikulum Merdeka Belajar dalam Memfasilitasi Pembelajaran Abad Ke-21 pada Siswa Menengah Atas. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 1(2), 264–275. ejurnal.stie-trianandra.ac.id/index.php/JUBPI/article/view/1860

Huda, K. (2021). Buku Ajar Metode Penulisan Sejarah. Madiun: UNIPMA Press.

Jamilah, C. N., Waruwu, Y. K., & Umniyah, C. (2024). Merdeka Belajar Sejarah: Menumbuhkan Jiwa Patriot dan Pancasila melalui Strategi dan Inovasi Pembelajaran yang Menginspirasi. Jurnal Inovasi Global, 2(5), 1–10. jig.rivierapublishing.id/index.php/rv/article/view/94

Keputusan Bupati Madiun nomor 685. (2021). Sekretariat Bidang Kebudayaan Disdikbud Kabupaten Madiun.

Kholwatin, & Yunus, M. (2024). Penanaman Nilai-nilai Religius Kurikulum Merdeka terhadap Warga Belajar PKBM Media Cinta Ilmu di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Lamongan. Easta: Journal of Innovative Community Services, 2(3), 115–121. ejcs.eastasouth-institute.com/index.php/ejincs/article/view/151

Klagenserut: Desa di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. (2021). Diakses dari id.wikipedia.org/wiki/Klagenserut,_Jiwan,_Madiun

Laily, Usman, A., & Hidayati, N. (2024). Penanaman Karakter Gotong Royong melalui Tema Kewirausahaan dan Kearifan Lokal pada P5 Kurikulum Merdeka. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(3), 1–10. edu.pubmedia.id/index.php/jtp/article/view/86

Madjid, M. D. (2021). Metode Sejarah: Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.

Majidah, N., Maulana, A., Nooraida, D., Yanti, R., Mulyani, S., Rusda, A., … Aslamiah. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa di SDN Alalak Tengah 2. Maras: Jurnal Penelitian Multidisplin, 2(3), 1226–1235. ejournal.lumbungpare.org/index.php/maras/article/view/353

Maryamah, Karolina, A., & Apriansyah, A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Muaddib: Islamic Education Journal, 6(1), 35–44. jurnal.staisumatera-medan.ac.id/index.php/fitrah/article/view/292

Masrur. (2022, 20 Maret). Kepala Desa Klagenserut (1990-2008). Wawancara oleh Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid.

Muhaimin, Y., Rukajat, A., & Ramdhani, K. (2023). Kurikulum Merdeka dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di SMP IT An-Nur Al-Mustafa Karawang. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 13605–13611. jptam.org/index.php/jptam/article/view/8557

Muhajir, Musolin, M., Riyantoro, S. F., & Sa’ari, C. Z. (2022). The Practice of Merti Desa Tradition in Building Community Harmony. Jurnal Lektur Keagamaan, 20(1), 89–116. jlka.kemenag.go.id/index.php/lektur/article/view/993

Muliardi. (2023). Mengembangkan Kreativitas dan Karakter Bangsa melalui Kurikulum Merdeka di Madrasah. Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora, 2(1), 1–12. ejurnal.man4kotapekanbaru.sch.id/takuana/article/view/68/0

Mustofa, A. (2022, 27 Maret). Tokoh Masyarakat dan Guru Agama. Wawancara oleh Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid.

Nugraha, O. B., & Frinaldi, A. (2023). Inovasi yang Ditawarkan Kurikulum Merdeka Belajar dan Bagaimana Implementasinya. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 17(1), 54–67. jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/view/4528

Nurmansyah, G. R. (2023). Analysis of Nationalism in Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Kurikulum, 20(1), 105–116. ejournal.upi.edu/index.php/JIK/article/view/54167/pdf

Parni. (2022, 14 Maret). Warga Desa Klagenserut. Wawancara oleh Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid.

Pratoyo. (2013). Merti Desa dalam Perubahan Jaman. Journal of Educational Social Studies, 2(1), 34–40. journal.unnes.ac.id/sju/jess/article/view/1299

Profil Desa Klagenserut Bulan Desember 2022. Pusat Layanan Administrasi Desa Klagenserut.

Roji, M. (2022, 15 Maret). Imam Masjid Taubatul Muhlisin. Wawancara oleh Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid.

Sadin. (2022, 15 April). Penjabat Kepala Desa Klagenserut (1988-1990). Wawancara oleh Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal dalam Era Globalisasi untuk Melestarikan Budaya dan Tradisi yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(2), 76–84. jurnal.ucy.ac.id/index.php/AoSSaGCJ/article/view/1842

Siyar. (2022, 13 April). Warga Desa Klagenserut. Wawancara oleh Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tohir, C. (2022, 6 Maret). Imam Masjid Al-Falah. Wawancara oleh Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid.

Tuerah, R. M. S., & Tuerah, J. M. (2023). Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Kajian Teori: Analisis Kebijakan untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Sekolah. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(19), 979–988. jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/6937

Tumarjio, A. E., & Birsyada, M. I. (2022). Pergeseran Prosesi dan Makna dalam Tradisi Merti Dusun di Desa Wisata Budaya Dusun Kadilobo. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 6(2), 323–335. ejournal.umm.ac.id/index.php/JICC/article/view/21503

Wahid, M. (2022, 15 Maret). Imam Masjid Al-Muttaqin. Wawancara oleh Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid.

Widodo, A. (2023, 15 November). Kepala Desa Klagenserut (2008-2028). Wawancara oleh Mochammad Nginwanun Likullil Mahamid.

Widyatwati, K., & Mahfudz. (2019). Merti Desa: Eksistensi Tradisi Masyarakat Agraris di Kabupaten Semarang. Jantra: Jurnal Sejarah dan Budaya, 14(1), 9–14. kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbyogyakarta/jurnal-jantra-volume-14-nomor-1-juni-2019/

Yochanan, H. (2024). Optimalisasi Penanaman Nilai Nasionalisme melalui Pendidikan Karakter pada Anak Kelas V UPTD SD Negeri Lembung Gunong 1 Kokop Bangkalan. Parjhuga: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Daerah, 2(1), 1–9. parjhuga.bangkalankab.go.id/index.php/litbangda/article/view/15

Yuliana, F. E., & Restian, A. (2023). Upaya Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Penerapan Model Problem Based Learning pada Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar. Scholastica Journal: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar dan Pendidikan Dasar, 6(1), 22–33. jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/scholastica/article/view/11225


Refbacks

  • There are currently no refbacks.