Pengaruh Leisure Boredom dan Tekanan Sosial terhadap Nomophobia pada Mahasiswa

Erta Indah Setyarini, Rischa Pramudia Trisnani, Asroful Kadafi

Abstract


Ketergantungan mahasiswa terhadap smartphone memunculkan kecenderungan nomophobia, yaitu kecemasan yang muncul ketika individu tidak dapat mengakses ponselnya (Yildirim & Correia, 2015). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh leisure boredom dan tekanan sosial terhadap nomophobia pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Madiun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 200 mahasiswa, sedangkan sampel sebanyak 133 responden ditentukan melalui rumus Slovin dengan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert empat poin, kemudian dianalisis melalui regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 26. Hasil analisis membuktikan leisure boredom berpengaruh positif dan signifikan terhadap nomophobia. Tekanan sosial juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap nomophobia. Kedua variabel secara simultan memengaruhi nomophobia secara signifikan dengan kontribusi yang tergolong tinggi. Nilai koefisien beta membuktikan tekanan sosial menjadi faktor paling dominan dibanding leisure boredom dalam memengaruhi nomophobia pada mahasiswa.


Abstract: Excessive smartphone dependency among university students gives rise to nomophobia, a condition of anxiety that arises when individuals cannot access their phones (Yildirim & Correia, 2015). This study aims to determine the influence of leisure boredom and social pressure on nomophobia among students of the Guidance and Counseling Study Program at Universitas PGRI Madiun. The study applies a quantitative approach with an ex post facto design. The population consists of 200 students, while a sample of 133 respondents was determined using the Slovin formula through a stratified random sampling technique. Data were collected through a four-point Likert scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with SPSS 26. The results confirm that leisure boredom has a positive and significant effect on nomophobia. Social pressure also has a positive and significant effect on nomophobia. Both variables simultaneously affect nomophobia significantly, with a high contribution to the variance. The beta coefficient confirms social pressure as the most dominant factor compared to leisure boredom in influencing nomophobia among students

Keywords


leisure boredom, social pressure, nomophobia, university students, multiple linear regression

Full Text:

PDF

References


Alivan, A. N., Matulessy, A., & Suhadianto, S. (2024). Leisure boredom dengan kecenderungan kecanduan smartphone pada mahasiswa. JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(2).

Azizah, N., & Ihsan, M. (2025). Nomophobia pada mahasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(9.D), 284–290.

Cholifah, U., Christiana, R., & Kadafi, A. (2026). The effectiveness of self-management technique group counseling in reducing truancy among high school students. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 7(2)

Cialdini, R. B. (2021). Influence: Science and practice (8th ed.). Pearson.

Dewi, V., & Putri, T. H. (2023). Studi literatur: Nomophobia pada mahasiswa Indonesia. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 11(4).

Elhai, J. D., Hall, B. J., & Erwin, M. A. (2020). Problematic smartphone use: A conceptual overview and current trends. Current Psychiatry Reports, 22(11), 1–8. https://doi.org/10.1007/s11920-020-01186-3

Fajri, F. V., & Karyani, U. (2021). Nomophobia pada mahasiswa: Menguji hubungan intensitas penggunaan media sosial dan kontrol diri. Jurnal Psikologi, 17(1), 47–58.

Fasya, A. A. M., Mahmudi, I., & Kadafi, A. (2024). Peningkatan komunikasi interpersonal melalui konseling personal centered teknik reflection of thoughts and feelings. Jurnal Muria Research Guidance and Counseling, 3(1), 73–78. https://doi.org/10.24176/mrgc.v3i1.12416

Gertrudis, Y. P., Perang, B., & Maris, S. S. (2022). Hubungan self-control dengan nomophobia pada mahasiswa program sarjana keperawatan di Kota Makassar. Jurnal Sehat Mas, 1(4), 468–477. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i4.786

Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Harianto, R., & Kadafi, A. (2025). Peningkatan kepercayaan diri siswa melalui metode permainan simulasi berbantuan media “Tali Plurut”. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(2), 127–136. https://doi.org/10.56185/jubikops.v5i2.1040

Kadafi, A., & Salfira, M. D. (2025). Pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan etika berkomunikasi. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(1), 39–48. https://doi.org/10.56185/jubikops.v5i1.777

Kadafi, A., Dewi, N. K., Wardani, S. Y., Kholifah, N., & Fatmawati, C. F. (2025). Teenagers’ understanding level about stunting in terms of gender. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(3), 597–602. https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i3.5771

Kadafi, A., Dewi, N. K., Wardani, S. Y., Kholifah, N., & Fatmawati, C. F. (2026). Preventing stunting in adolescents through religious-based peer guidance. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(3), 2797–2805. https://doi.org/10.31316/g-couns.v10i03.8008

Karlina, M., & Gautama, M. I. (2021). Nomophobia di kalangan mahasiswa (studi fenomenologi pengguna smartphone di kalangan anggota Wakesma, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang). Jurnal Perspektif, 4(1), 15–27.

Lamwa, V. F., Isyanawulan, G., & Tahira, N. (2025). Perilaku nomophobia pada mahasiswa Sosiologi FISIP Universitas Sriwijaya Kampus Indralaya. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(3), 151–159.

Pratama, B. D., Kadafi, A., Fakhriyani, D. V., Hariyani, I. T., & Kholidah, M. (2023). Cyber counseling berbasis nilai agama sebagai upaya mengembangkan kesehatan mental remaja di era VUCA. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 4(2), 41–51. https://doi.org/10.19105/ec.v4i2.9760

Pristanti, N. A. (2021). Nomophobia mahasiswa: Analisis deskriptif dengan JASP. Psychocentrum Review, 3(2), 187–197.

Sappaile, B. I. (2010). Konsep penelitian ex-post facto. Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 1–16.

Sawaludin, N., Kadafi, A., & Christiana, R. (2026). The effectiveness of behavioral contract group counseling in improving the discipline of 11th-grade students at Pilangkenceng State High School, Madiun Regency. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 7(2). https://doi.org/10.32806/jkpi.v7i2.1816

Smith, E. R., & Mackie, D. M. (2020). Social psychology (5th ed.). Psychology Press.

Sugiyono. (2025). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi Revisi). Alfabeta.

Teng, C.-I., Lin, Y.-T., & Wu, C.-H. (2019). Leisure boredom, social pressure, and mobile phone dependency among university students. Computers in Human Behavior, 95, 150–158. https://doi.org/10.1016/j.chb.2019.01.005

Wardani, R. P., Trisnani, R. P., & Kadafi, A. (2024). Pengaruh empati dan pola asuh neglectful terhadap perilaku cyberbullying. Seminar Nasional Sosial, Sains, Pendidikan, Humaniora (SENASSDRA), 3(3), 516–522

Yildirim, C., & Correia, A.-P. (2015). Exploring the dimensions of nomophobia: Development and validation of a self-reported questionnaire. Computers in Human Behavior, 49, 130–137. https://doi.org/10.1016/j.chb.2015.02.059


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding SNBK (Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling) terindek oleh: