Keefektifan Konseling Kelompok dengan Teknik Mindfulness Coloring untuk Menurunkan Social Anxiety Siswa MTs

Ar Rahma Rustika Sari, Suharni Suharni, Ratih Christiana

Abstract


Masa remaja awal pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) merupakan fase di mana siswa mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial yang sangat pesat. Pada fase ini, kebutuhan akan penerimaan sosial mencapai puncaknya, namun di sisi lain juga rentan muncul gangguan kecemasan sosial atau social anxiety. Kondisi ini ditandai dengan ketakutan berlebih akan penilaian negatif orang lain, penghindaran situasi berinteraksi, hingga gangguan fungsi sehari-hari di lingkungan sekolah. Tulisan ini menyajikan kajian mendalam mengenai potensi keefektifan layanan konseling kelompok yang dikombinasikan dengan teknik mindfulness coloring sebagai alternatif intervensi yang inovatif dan sesuai karakteristik remaja. Melalui analisis landasan teori, mekanisme kerja teknik, serta keunggulan pendekatan ini dibandingkan metode konvensional, dapat disimpulkan secara konseptual bahwa gabungan kedua pendekatan ini memiliki potensi besar dalam membantu siswa mengelola emosi, mengubah pola pikir negatif, dan berani berinteraksi kembali secara nyaman.


Abstract: Early adolescence in Islamic Junior High School (MTs) is a phase where students experience rapid physical, emotional, and social changes. During this phase, the need for social acceptance peaks, but on the other hand, social anxiety disorder (SAD) is also susceptible to developing. This condition is characterized by excessive fear of negative judgment from others, avoidance of interactive situations, and disruption of daily functioning in the school environment. This paper presents an in-depth study of the potential effectiveness of group counseling services combined with mindfulness coloring techniques as an innovative intervention alternative tailored to adolescent characteristics. Through the theoretical basis of the analysis, the working mechanisms of the techniques, and the advantages of this approach compared to conventional methods, it can be conceptually concluded that the combination of these two approaches has great potential in helping students manage emotions, change negative thought patterns, and dare to interact comfortably again.

Keywords


Counseling Group, Mindfulness Coloring, Social Anxiety, MTs Students

Full Text:

PDF

References


Anggraini, D. R., Asri, D. N., & Christiana, R. (2024). Keefektifan Konseling Kelompok Teknik Self-Instructional untuk Meningkatkan Efikasi Diri Akademik Menghadapi Penilaian Akhir Semester. Indonesian Journal of Educational Counseling, 8(2), 154–160.

Apriyana, R., Widianti, E., & Muliani, R. (2020). The Influence of Mandala Pattern Coloring Therapy Toward Academic Stress Level on First Grade Students. NurseLine Journal, 5(1), 186–192.

Barida, M., Widyastuti, D., & Krisphianti, Y. (2023). Buku Ajar Konseling Kelompok. Bening Media Publishing.

Chaplin, J. P. (2018). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Press.

Christiana, R., Mahmudi, I., Kurniawan, N. A., & Ardiawan, D. (2025). 7 jurus BK hebat: Implementasi pada BK PAUD/RA. Manggu Makmur Tanjung Lestari.

Christiana, R., Wardani, S. Y., Suharni, Mahmudi, I., Aji, A. D. S. R., Rahmawati, S., et al. (2025). Hallo Kons: Web-based guidance and counseling services to improve university students’ well-being. Buletin Konseling Inovatif, 5(2), 116–122. https://doi.org/10.17977/um059v5i22025p116-122

Folastri, S., & Rangka, I. B. (2016). Konseling Kelompok sebagai Sarana Pengembangan Potensi Diri dan Penyelesaian Masalah Peserta Didik. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(1), 22–30.

Gunarsa, S. D., & Gunarsa, Y. S. D. (2019). Psikologi Remaja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Kadafi, A., Dewi, N. K., Wardani, S. Y., Kholifah, N., & Fatmawati, C. F. (2025). Teenagers’ understanding level about stunting in terms of gender. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(3), 597–602. https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i3.5771

Kadafi, A., & Salfira, M. D. (2025). Pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan etika berkomunikasi. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 5(1), 39–48. https://doi.org/10.56185/jubikops.v5i1.777

Kearney, C. A. (2005). Social Anxiety And Social Phobia In Youth. New York: Oxford University Press.

Kurnia, R., & Ediati, A. (2018). Efektivitas Aktivitas Mewarnai Terstruktur dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Remaja. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 7(2), 112–120.

Lubis, N. L. (2019). Psikologi Konseling Kelompok: Teori dan Penerapan. Jakarta: Kencana.

Nurmala, I. (2020). Kesehatan Mental Remaja: Tantangan dan Penanganan di Sekolah. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Prayitno. (2004). Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok: Teori dan Penerapannya. Padang: Universitas Negeri Padang Press.

Ramadhan, A. M., & Fourianalistyawati, E. (2017). Peranan Trait Mindfulness dan Harga Diri terhadap Kecemasan Sosial pada Remaja Madya. Prosiding Konferensi Nasional Psikologi Kesehatan, 239–249.

Sawaludin, N., Kadafi, A., & Christiana, R. (2026). The effectiveness of behavioral contract group counseling in improving the discipline of 11th-grade students at Pilangkenceng State High School, Madiun Regency. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 7(2). https://doi.org/10.32806/jkpi.v7i2.1816

Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi 2). Bandung: Alfabeta.

Suharni, S., Dwi, P. B., & Fakhriyani, D. V. (2022). Problem Based Training untuk Mereduksi Stres Akademik Mahasiswa pada Masa Pandemi. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 3(2), 66–78.

UNICEF. (2022). School Violence And Bullying: Global Status Report. Paris: United Nations Educational, Scientific And Cultural Organization.

Yusuf, J. M. W. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi stres akademik. Psyche 165 Journal,235-239.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding SNBK (Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling) terindek oleh: