OPTIMALISASI KEAMANAN LMS MOODLE GUNA PENERAPAN MEDIA EDUKASI KESADARAN KEAMANAN SIBER
Abstract
Learning Management System (LMS) Moodle merupakan sistem tata kelola pembelajaran yang populer, dan dapat dimanfaatkan secara gratis diantaranya untuk penerapan media edukasi dengan beragam topik, salah satunya mengenai kesadaran keamanan siber. Penerapan LMS Moodle tidak terlepas adanya risiko keamanan yang terdapat pada sistem tersebut serta teknologi pendukungnya seperti server hosting yang diperlukan sebagai tempat penyimpanan file website agar dapat diakses oleh pengguna melalui internet. Adanya potensi risiko keamanan siber tersebut mendasari diperlukannya optimalisasi keamanan sebagai bentuk upaya preventif dari potensi serangan siber. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode deskriptif melalui studi pustaka yang berhubungan dengan obyek penelitian. Optimalisasi keamanan menggunakan metode Two Factor Authentication (2FA) pada lapisan member area penyedia layanan server hosting, dan cPanel, serta melakukan upgrade pada LMS Moodle. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Two Factor Authentication (2FA) dapat berfungsi untuk lebih meningkatkan keamanan akun dari ancaman kejahatan digital, seperti peretasan. Penerapan Two Factor Authentication (2FA) tersebut juga merupakan tambahan lapisan keamanan pada akun yang dapat meminimalisir akses yang tidak sah, selain itu upgrade LMS Moodle secara berkala dapat menutup celah kerentanan atau bug pada versi sebelumnya, sehingga dapat mengoptimalkan keamanan sistem.
Full Text:
PDFReferences
Andria, A., & Dewi, S. A. (2024). Pemindaian Kerentanan Web Profil Sekolah Menggunakan RedHawk di Kali Linux. Prosiding SENDIKO (Seminar Nasional Hasil Penelitian & Pengabdian Masyarakat Bidang Ilmu Komputer), 3.
Andria, A., Laksono, R. D., Sussolaikah, K., & Mumtahana, H. A. (2024). Penerapan H5P Guna Pengembangan Media Edukasi Keamanan Siber di SMPN 14 Kota Madiun. Infotek: Jurnal Informatika Dan Teknologi, 7(2), 369–378.
Andria, A., & Pamungkas, R. (2020). Penetration Testing Database Menggunakan Metode SQL Injection Via SQLMap di Termux. Indonesian Journal of Applied Informatics, 5(1), 1–10.
Heriyanto, Y., Qalban, A. A., & Mukaromah, I. A. (2022). Pengembangan metode login two factor authentication (2fa) untuk keamanan sistem informasi akademik. Journal of Innovation Information Technology and Application (JINITA), 4(2), 142–150.
Ridwan, M., Suhar, A. M., Ulum, B., & Muhammad, F. (2021). Pentingnya penerapan literature review pada penelitian ilmiah. Jurnal Masohi, 2(1), 42–51.
Sama, H., Licen, L., Saragi, J. S. D., Erline, M., Kelvin, K., Hartanto, Y., Winata, J., & Devalia, M. (2021). Studi Komparasi Framework NIST dan ISO 27001 sebagai Standar Audit dengan Metode Deskriptif Studi Pustaka. Rabit: Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Univrab, 6(2), 116–121.
Slamet, S. (2023). Pertahanan Pencegahan Serangan Social Engineering Menggunakan Two Factor Authentication (2Fa) Berbasis Sms (Short Message System). SPIRIT, 14(2).
Soebiartika, R., & Rindaningsih, I. (2023). Systematic Literature Review (SLR): Implementasi Sistim Kompensasi dan Penghargaan Terhadap Kinerja Guru SD Muhammadiyah Sidoarjo. MAMEN: Jurnal Manajemen, 2(1), 171–185.
Sussolaikah, K., Andria, A., & Laksono, R. D. (2023). Kustomisasi Moodle Sebagai Game Edukasi Interaktif Dalam Menumbuhkan Kesadaran Keamanan Siber Pada Murid SD Dan Smp. PROSIDING SNAPMA (Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM UNIPMA), 1, 21–28.
Syahputri, N. I., Harahap, H., Siregar, R., & Tommy, T. (2023). Penyuluhan Pentingnya Two Factor Authentication dan Aplikasinya Di Era Keamanan Digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(6), 768–773.
Refbacks
- There are currently no refbacks.