Implementasi Model Pembelajaran Di Sekolah Untuk Anak ADHD

Moh Lutfi Khotibul Umam, Nia Uswatun Khasanah, Dinda Nurrahma Agung, Findya Merliana, Endang Sri Maruti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran di sekolah dasar untuk anak ADHD (Attention-Deficit and Hyperactivity Disorder), khususnya di SDN Pagotan 01. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari guru kelas, guru pembimbing khusus, orang tua siswa, dan siswa itu sendiri. Anak dengan ADHD memerlukan pendekatan pembelajaran yang berbeda agar mampu mengikuti proses belajar secara optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang bersifat individual, fleksibel, serta melibatkan strategi visual dan aktivitas fisik terbukti lebih efektif dalam meningkatkan konsentrasi dan keterlibatan belajar anak ADHD. Peran guru, dukungan lingkungan sekolah, serta kolaborasi dengan orang tua juga menjadi faktor kunci dalam keberhasilan implementasi model pembelajaran tersebut. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan siswa dengan gangguan neurodevelopmental seperti ADHD.

Keywords


Model Pembelajaran, ADHD, Sekolah Dasar, Strategi

Full Text:

PDF

References


Hatiningsih, N. (2013). Play Therapy Untuk Meningkatkan Konsentrasi Pada Anak Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD). JIPT, 1(2), 324–342.

Marliani, N. (2015). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP). Jurnal Formatif, 5(1), 14–25. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4812

Mingkala, H. (2021). Pendampingan Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Mendidik Anak Hiperaktif Serta Cara Menangani Anak Hiperaktif. DIKMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 01(1), 35–42.

Muhaimin, M., Sholikhah, A., Rahma, H., Al Anan, M. Y., & Inaya, V. R. (2023). Penanganan Siswa Hiperaktif di Sekolah Dasar melalui Model Contextual Teaching Learning (CTL) Berbantuan Metode Self Instruction. Dawuh Guru: Jurnal Pendidikan MI/SD, 3(2), 169–180. https://doi.org/10.35878/guru.v3i2.811

Naibaho, D. P. (2023). Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Mampu Meningkatkan Pemahaman Belajar Peserta Didik. Journal of Creative Student Research, 1(2), 81–91.

Rosyad, A., & Tarihoran, N. (2022). Model dan Strategi Pembelajaran Anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Journal of Innovation Research and Knowledge, 2(3), 591–600. https://doi.org/10.2307/2319873

Wulandari, H., & Jamilah, N. A.-S. (2024). Peran Guru dalam Mengatasi Permasalahan Attention Deficit Hyperactive Disorder Terhadap Anak Usia Dini di RA AR-Ridho. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(13), 594–600. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.12798659


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Moh Lutfi Khotibul Umam, Nia Uswatun Khasanah, Dinda Nurrahma Agung, Findya Merliana, Endang Sri Maruti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) diterbitkan oleh UNIVERSITAS PGRI MADIUN.
SENASSDRA memiliki ISSN: 2987-3940
Alamat: Jl. Setia Budi No.85, Kanigoro, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63118

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.