Analisis Kesulitan Belajar & Kemampuan Siswa SD dalam Menyelesaikan Soal Problem Solving Materi Bangun Ruang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesulitan belajar, kemampuan siswa, dan faktor yang menyebabkan kesulitan siswa kelas V SD dalam pemecahan masalah dari materi bangun ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 47 Kota Ternate. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dilakukan dengan menggunakan tes dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56, 5% siswa kesulitan dalam memahami konsep; 9,06% siswa kesulitan dalam memahami bahasa matematika dan 8,08% siswa kesulitan dalam pemecahan masalah dan menemukan jawaban akhir. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah sub pokok bahasan bangun ruang yaitu: 1) Kurangnya minat dan motivasi siswa terhadap pelajaran matematika, 2) Rutinitas belajar berkurang, 3) Kemampuan matematika masih rendah, dan 4) banyak siswa melakukan kesalahan dalam menghitung. Hal ini dapat disimpulkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan belajar dalam pemecahan masalah khususnya materi bangun ruang. Solusinya adalah siswa harus mendapatkan penanganan yang tepat, dengan usaha guru yang didukung juga oleh orangtua siswa, serta semangat dan motivasi siswa untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis.
Keywords
References
Mukhlisatul Humaira Syaifar, Maimunah, Yenita Roza (2021). Analisis Kemampuan Konsep Matematis Pesrta Didik pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau dari Gender. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, Volume 06, No. 01, Maret 2022, hal. 519-532.
Badraeni, N., Pamungkas, R. A., Hidayat, W., Rohaeti, E. E., & Wijaya, T. T. (2020). Analisis Kesulitan Siswa Bedasarkan Kemampuan Pemahaman Matematik Dalam Mengerjakan Soal Pada Materi Bangun Sisi Datar. Jurnal Cendekia ; Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 247-253. https://doi.org/10.31004/cendekia.v4il.195
Wijaya, H. P. I., Sujadi, I., & Riadi. (2016). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sesuai Dengan Gender Dalam Pemecahan Masalah Pada Materi Balok Dan Kubus (Studi Kasus Pada Siswa Smp Kelas Viii Smp Islam Al-Azhar 29 Semarang). Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 4(9), 778-788. https://jurnal.fkip.uns.ac.id
Yani, C. F., Maimunah, M., Roza, Y., Murni, A., & Daim, Z. (2019). Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(2), 203-214. https://doi.org/10.31980/musharafa.v8i2.481
Yulianty, N. (2019). Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Dengan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 4(1), 60-65. https://doi.org/10.33449/jpmr.v4il.7530
Yuliawati, E. (2017). Proses Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar dalam Menemukan Jumlah Jaring-Jaring Bangun Ruang Kubus. Jurnal Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Farida. (2018). Proses Berpikir Siswa Kelas VII dalam Memecahkan Masalah Matematika ditinjau dari Kemampuan Siswa. SIGMA. Vol, 4. No. 1, h.9.
Faudy, A. (2020). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Berdasarkan Teori Polya. Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran, 15(33).
Refbacks
- There are currently no refbacks.