Peningkatan Hasil Belajar Melalui Media Diorama Dengan Pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) Pada Siswa Kelas IV SDN Karangrejo 02
Abstract
Rendahnya penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran IPAS menjadi dasar dari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik melalui media diorama dengan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching). Penilaian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain oleh Kemmis dan McTaggart yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan di SDN Karangrejo 02 di kelas IV yang terdiri dari 15 peserta didik sebagai subjek penelitian. Adapun temuan penelitian ini menunjukkan adanya presentase ketuntasan belajar sebelum dan sesudah penerapan media diorama dengan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching). Hasil presentase ketuntasan disajikan sebagai berikut pada pra siklus (33,33%), siklus I (66,66%), sedangkan siklus II (87%). Berdasarkan hasil presentase ketuntasan pada siklus II yaitu sebesar 87% dapat dilihat bahwa indikator keberhasilan yang sudah ditentukan sudah tercapai, sehingga penelitian pada tahap siklus II dapat dikatakan berhasil. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS materi Indonesia Kaya Budaya dapat ditingkatkan melalui implementasi media diorama dengan pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching).
Hasil Belajar; Diorama; CRT (Culturully Responsive Teaching)
Full Text:
PDF (102-109)Refbacks
- There are currently no refbacks.