Kemampuan Guru Dan Peserta Didik Dalam Menyelesaikan Soal Literasi ANBK Di Gugus Gonggang Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan

Andik Priyandaka, V. Teguh Suharto, Ermi Adriani Meikayanti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan guru dan siswa dalam menyelesaikan soal literasi pada Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di sekolah dasar Gugus Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Kompetensi literasi merupakan salah satu indikator utama dalam mengukur mutu pendidikan melalui Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) karena mencerminkan kemampuan individu dalam memahami, menginterpretasikan, mengevaluasi, serta menggunakan informasi yang diperoleh dari berbagai jenis teks. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan guru dan siswa sekolah dasar sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes literasi, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan siswa dalam menyelesaikan soal literasi ANBK. Meskipun demikian, guru maupun siswa masih mengalami kesulitan dalam menjawab soal yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi, khususnya pada aspek evaluasi, interpretasi, dan refleksi terhadap informasi dalam teks. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pembelajaran berbasis literasi, peningkatan kompetensi guru dalam memahami karakteristik soal ANBK, serta pembiasaan siswa mengerjakan soal yang menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi literasi di sekolah dasar.


Full Text:

PDF

References


Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. Longman.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment.

Hattie, J. (2009). Visible learning: A synthesis of over 800 meta-analyses relating to achievement. Routledge.

Kemendikbudristek. (2021). Asesmen nasional: AKM, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kemendikbudristek. (2022). Rapor pendidikan Indonesia sebagai instrumen evaluasi mutu pendidikan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Mukhlis, M. (2023). Analisis kemampuan literasi membaca peserta didik dalam menyelesaikan soal asesmen kompetensi minimum (AKM) di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 115–126.

OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en

Pusat Asesmen Pendidikan. (2021). Asesmen kompetensi minimum: Literasi membaca dan numerasi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Pusat Asesmen Pendidikan. (2023). Panduan pelaksanaan asesmen nasional tahun 2023. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Sani, R. A. (2019). Pembelajaran berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills). Tira Smart.

Shofiya, N., & Sartika, D. (2020). Kompetensi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran literasi membaca. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 145–154.

Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang memengaruhinya (Rev. ed.). Rineka Cipta.

Sudjana, N. (2016). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Umam, F. B. (2023). Implementasi program persiapan ANBK dalam meningkatkan literasi membaca peserta didik sekolah dasar (Skripsi). Universitas Negeri Yogyakarta.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Wiggins, G., & McTighe, J. (2005). Understanding by design (Expanded 2nd ed.). Association for Supervision and Curriculum Development (ASCD).

Zagoto, M. M. (2023). Peran guru dalam meningkatkan kemampuan literasi membaca peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(1), 45–56.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.