Analisis Kesalahan Berbahasa Tataran Morfologi dan Sintaksis Pada Pembelajaran Menulis Teks Hasil Observasi Kelas X MAN 4 Madiun
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kesalahan berbahasa pada tataran morfologi dan sintaksis dalam teks hasil observasi yang ditulis siswa kelas X MAN 4 Madiun. Kesalahan tersebut menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan menerapkan kaidah bahasa Indonesia sehingga memengaruhi kejelasan informasi dan kualitas tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa pada tataran morfologi, (2) mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa pada tataran sintaksis, dan (3) menjelaskan implikasi hasil analisis terhadap pembelajaran menulis teks hasil observasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data berupa teks hasil observasi siswa kelas X B dan X C MAN 4 Madiun. Sumber data primer diperoleh dari tulisan 60 siswa, sedangkan data sekunder berupa dokumen pembelajaran. Teknik pengumpulan data meliputi tes menulis, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa pada tataran morfologi ditemukan sebanyak 43 data, meliputi kesalahan penulisan prefiks di-, penggunaan kata tidak baku, afiksasi, penyingkatan tidak baku, reduplikasi, dan komposisi. Kesalahan sintaksis ditemukan sebanyak 72 data, meliputi kalimat tidak efektif, tidak logis, tidak hemat, tidak padu, tidak sejajar, tidak cermat, dan tidak gramatikal. Kesalahan yang paling dominan adalah penulisan prefiks di- pada tataran morfologi dan kalimat tidak efektif pada tataran sintaksis. Temuan tersebut dapat menjadi dasar evaluasi dan perbaikan pembelajaran menulis, khususnya dalam meningkatkan penguasaan kaidah pembentukan kata, penggunaan kata baku, serta penyusunan kalimat yang efektif, logis, hemat, dan padu dalam teks hasil observasi
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afria, R., & Fitriani, D. (2023). Analisis komposisi dalam postingan kata mutiara di media sosial Instagram. Kajian Linguistik Dan Sastra, 2(1), 83–92. https://doi.org/10.22437/kalistra.v2i1.23455
Gego, A., Widayati, W., & Tobing, V. M. T. L. (2024). Analisis kesalahan berbahasa dalam tataran morfologi pada karangan cerpen siswa di kelas X 3 SMA Dr. Soetomo Surabaya. Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, Dan Pengajarannya, 10(2), 11–23. https://doi.org/10.36456/bastra.vol10.no2.a8019
Ghufron, S. (2015). Kesalahan berbahasa: Teori dan aplikasi. Ombak.
Laksono, K. (2025). Panduan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Manurung, R. N., & Zuve, F. O. (2025). Struktur dan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP.
Nainggolan, K. N. F., & Simanjuntak, H. (2025). Pentingnya sintaksis dalam pembentukan kalimat yang efektif. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 11(1), 118–125. https://doi.org/10.31932/jpdp.v11i1.4176
Nafiah, N., & Kasiyun, S. (2022). Urgensi, hambatan, dan solusi dalam pelatihan dan pendampingan penyuntingan kalimat. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(1), 349–354. https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i1.7299
Nopriani, H. (2021). Analisis kesalahan berbahasa tataran sintaksis pada teks deskripsi siswa SMA Negeri 2 Pagaralam. Jurnal Bindo Sastra, 4(2), 126–133. https://doi.org/10.32502/jbs.v4i2.2869
Palupi, M. E. (2020). Analisis kesalahan penulisan kata dan singkatan dalam kalimat bahasa Indonesia di media sosial. Akrab Juara: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 5(4), 286–296. https://doi.org/10.58487/akrabjuara.v5i4.1401
Pertiwi, R. A., & Assidik, G. K. (2024). Kesalahan morfologi siswa di sekolah menengah pertama dan pemanfaatannya sebagai modul ajar bahasa Indonesia. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(1), 85–98. https://doi.org/10.30872/diglosia.v7i1.909
Ramadhani, R., Hamzah, R. A., & Ramadani, C. A. (2025). Struktur kebahasaan bahasa Indonesia sebagai rujukan penggunaan bahasa (sintaksis). Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(4), 27–33. https://doi.org/10.61722/jmia.v2i4.5026
Ramlan, M. (2012). Morfologi: Suatu tinjauan deskriptif. CV Karyono.
Rifa’i, M. S., & Sulistyaningrum, S. (2022). Kesalahan berbahasa tataran sintaksis pada karangan cerita pendek siswa kelas XI SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(1), 25–33. https://doi.org/10.15294/jpbsi.v11i1.50177
Setyawati, N. (2019). Analisis kesalahan berbahasa Indonesia: Teori dan praktik. Yuma Pustaka.
Sholeha, N. A., & Herdiana, H. (2022). Kesalahan berbahasa pada karangan siswa kelas VIII SMPN 13 Tasikmalaya dengan menggunakan model Corder. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 167–172. https://doi.org/10.25157/diksatrasia.v6i2.7638
Utami, M. A. P., Muzaqqi, M., Ningrum, S. P. R., & Ulya, C. (2021). Analisis kesalahan morfologi kata pada laman berita daring Publikasi Online.id. Jurnal Skripta, 7(1), 45–51. https://doi.org/10.31316/skripta.v7i1.1214
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
