Diksi dan Gaya Bahasa Pada Lirik Lagu Album “Tanpa Aku” Karya Panji Sakti

Yustina Setya Nugraha, V.Teguh Suharto, Dhika Puspitasari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan diksi dan gaya bahasa pada lirik lagu album "Tanpa Aku" karya Panji Sakti. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya eksplorasi tema religi dalam musik pop kontemporer Indonesia, sementara Panji Sakti berhasil menghadirkan lagu bertema ketuhanan yang digemari anak muda. Penelitian ini menganalisis penggunaan diksi dan gaya bahasa dalam lirik lagu untuk memahami kontribusi elemen-elemen tersebut dalam menarik perhatian dan mengkomunikasikan pesan spiritual kepada pendengar. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan data diperoleh dari lirik lagu dalam album “Tanpa Aku.” Teknik analisis data meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Penelitian dilakukan dari Februari hingga Juni 2024. Hasil penelitian menunjukkan 33 penggunaan diksi, terdiri dari 18 diksi denotatif dan 15 konotatif. Gaya bahasa yang ditemukan meliputi 10 personifikasi, 9 metafora, 7 anafora, dan 4 paralelisme. Diksi denotatif memberikan kejelasan, sementara diksi konotatif menambah kedalaman emosional. Gaya bahasa memperkaya estetika lirik dan memperdalam pengalaman mendengarkan dengan mengungkapkan emosi secara kreatif.

Keywords


Diksi, Gaya Bahasa, Lirik Lagu

Full Text:

PDF

References


Alamsyah, F., Suputra, I. G. K. A., & Harisah, S. (2017). Diksi Dan Gaya Bahasa Dalam Ceramah Agama Tengku Hanan Attaki. Bahasantodea, 5(2), 14.

Chaer. A. (2013). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta. Fadli. M.R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 37.

Haryoko, S., Bahartiar, & Arwadi, F. (2020). Analisis Data Penelitian Kualitatif (Konsep, Teknik, & Prosedur Analisis). Makassar: Badan Penerbit UNM.

Irfariati, I. (2017). Diksi Dalam Retorika Anas Urbaningrum. Madah: Jurnal. Bahasa Dan Sastra, 4(1), 12.

Keraf, G. (2010). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Krilaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Parapat, L. H., Lubis, K., & Parapat, H. (2021). Kemampuan Menganalisis Makna Denotatif Dan Konotatif Puisi “Buah Rindu” Karya Amir Hamzah. Linguistik: Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(1), 202.

Sari, Ariesta Kartika. (2020). Triangulasi: Pendekatan Multimetode Dalam Penelitian. Malang: Literasi Nusantara.

Siswono. (2014). Teori dan Praktik Diksi, Gaya Bahasa, dan Pencitran. Yogyakarta: Deepublish.

Sucipto, M. G. (2018). Ensiklopedia Bahasa dan Sastra Indonesia: Gaya Bahasa. Klaten: PT Intan Pariwara.

Tudjuka, N. S. (2019). Makna Denotasi Dan Konotasi Pada Ungkapan Tradisional Dalam Konteks Pernikahan Adat Suku Pamona. Jurnal Bahasa dan Sastra, 4(1), 15.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

POSIDING SAMBHASANA (SEMINAR NASIONAL BAHASA, SASTRA DAN PENGAJARANNYA) diterbitkan oleh UNIVERSITAS PGRI MADIUN dan dikelola oleh PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
SAMBHASANA memiliki ISSN: 3026-7528
Alamat: Jl. Setia Budi No.85, Kanigoro, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63118