Hubungan Antara Coping Behavior dan Dukungan Sosial terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir

Afita Dewi Agustin, Tyas Martika Anggriana, Ratih Christiana

Abstract


Mahasiswa tingkat akhir kerap dihadapkan pada tuntutan akademik yang kompleks, seperti penyusunan skripsi, kekhawatiran terhadap kelulusan tepat waktu, dan tekanan dari dosen pembimbing, sehingga berpotensi menimbulkan stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan antara coping behavior dengan stres akademik, (2) hubungan antara dukungan sosial dengan stres akademik, dan (3) hubungan secara simultan antara coping behavior dan dukungan sosial dengan stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari 14 program studi di FKIP UNIPMA. Instrumen penelitian berupa skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan korelasi Product Moment Pearson dan korelasi ganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat hubungan negatif yang signifikan antara coping behavior dengan stres akademik (r = -0,489; p = 0,000 < 0,05); (2) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan stres akademik (r = -0,178; p = 0,175 > 0,05); dan (3) terdapat hubungan yang signifikan secara simultan antara coping behavior dan dukungan sosial dengan stres akademik (R = 0,519; R² = 0,269; p = 0,000 < 0,05), dengan kontribusi sebesar 26,9%. Dapat disimpulkan bahwa coping behavior terbukti berhubungan signifikan dengan stres akademik, baik secara parsial maupun simultan bersama dukungan sosial, sedangkan dukungan sosial secara parsial tidak terbukti berhubungan signifikan dengan stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir FKIP UNIPMA.

Abstract: Final-year students are frequently confronted with complex academic demands, such as thesis writing, concerns about on-time graduation, and pressure from academic supervisors, which may give rise to academic stress. This study aimed to determine: (1) the relationship between coping behavior and academic stress, (2) the relationship between social support and academic stress, and (3) the simultaneous relationship between coping behavior and social support with academic stress among final-year students of the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Universitas PGRI Madiun. This study employed a quantitative approach with a correlational design. The sample consisted of 60 respondents selected through purposive sampling from 14 study programs at FKIP UNIPMA. The research instruments were Likert-scale questionnaires that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using Pearson Product-Moment correlation and multiple correlation with the aid of SPSS. The results showed: (1) a significant negative relationship between coping behavior and academic stress (r = -0.489; p = 0.000 < 0.05); (2) no significant relationship between social support and academic stress (r = -0.178; p = 0.175 > 0.05); and (3) a significant simultaneous relationship between coping behavior and social support with academic stress (R = 0.519; R² = 0.269; p = 0.000 < 0.05), contributing 26.9%. It can be concluded that coping behavior was significantly associated with academic stress, both partially and simultaneously with social support, whereas social support alone was not significantly associated with academic stress among final-year students of FKIP UNIPMA.

Keywords


Coping Behavior, Dukungan Sosial, Mahasiswa Tingkat Akhir, Stres Akademik

Full Text:

PDF

References


Aisya, I., Ambarwati, S., Jannati, S., & Khairina, N. (2024). Coping mechanism terhadap stres akademik pada mahasiswa. Jurnal Flourishing, 4(2), 47–58. https://doi.org/10.17977/um070v4i220x24p47-58

Akbar, M. D., & Hayati, E. N. (2023). Hubungan antara emotional focused coping dan dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa Magister Psikologi di Yogyakarta. JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora), 9(3), 257–266. https://doi.org/10.29303/jseh.v9i3.406

Alvionita, F., Damayanti, R., Yulianti, I., & Syafrimen. (2022). Hubungan antara dukungan sosial dan strategi coping dengan kebahagiaan pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Anfusina: Journal of Psychology, 5(2), 185–196. https://doi.org/10.24042/ajp.v5i2.15711

Azwar, S. (2012). Penyusunan skala psikologi (Edisi 2). Pustaka Pelajar.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman and Company.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357.

Christiana, R., Mahmudi, I., Kurniawan, N. A., & Ardiawan, D. (2025). 7 jurus BK hebat: Implementasi pada BK PAUD/RA. Manggu Makmur Tanjung Lestari.

Christiana, R., Wardani, S. Y., Suharni, Mahmudi, I., Aji, A. D. S. R., Rahmawati, S., et al. (2025). Hallo Kons: Web-based guidance and counseling services to improve university students’ well-being. Buletin Konseling Inovatif, 5(2), 116–122. https://doi.org/10.17977/um059v5i22025p116-122

Gadzella, B. M. (1991). Student-life stress inventory. Journal of Counseling & Development, 70(1), 21–25.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hariani, F., & Guspa, A. (2024). Hubungan antara dukungan sosial dengan stres akademik pada mahasiswi tingkat akhir di Universitas Negeri Padang. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(3), 17422–17430.

Hianto, S., & Shanti, T. I. (2018). Dinamika stres, strategi coping, dan dukungan sosial yang diharapkan mahasiswa skripsi di Universitas XYZ. Provitae Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 41–60.

House, J. S. (1981). Work stress and social support. Addison-Wesley.

Kurniawan, N. A., Christiana, R., Hanafi, H., & Saputra, R. (2024). Positive psychology and post truth: Alleviating the non-clinical impact of the pandemic. Proceeding Series of Psychology, 2(1), 222–226.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company.

Lestari, W., Rizki, L., Sunarto, Sumaningsih, Rahayu, Hendriana, N., & Ayesha. (2022). Strategi dan jenis koping mahasiswa dalam menghadapi stres akademik. 2trik: Tunas-Tunas Riset Kesehatan, 12. https://doi.org/10.33846/2trik12315

Mufatihah, Z., Putri Zelya, A., Puriani, R. A., & Putri, R. M. (2025). Fenomena stres akademik pada mahasiswa. 6(1).

Rusydi, A. S., Win, A., Fatimah, Dian, S., & Gebriella, Z. S. (2024). Metode penelitian kuantitatif: Pendekatan ilmiah untuk analisis data.

Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions (7th ed.). John Wiley & Sons.

Sawaludin, N., Kadafi, A., & Christiana, R. (2026). The effectiveness of behavioral contract group counseling in improving the discipline of 11th-grade students at Pilangkenceng State High School, Madiun Regency. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 7(2). https://doi.org/10.32806/jkpi.v7i2.1816

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi 2). Alfabeta.

Wati, E. S., & Abdurahman, K. R. (2025). Pengaruh beban kerja dan work life balance terhadap kepuasan kerja guru di SMPN XYZ. ALIGNMENT: Journal of Administration and Educational Management, 8(5), 1129–1139.

Zahara, D., Fitria, E. D., Halimatussa'diyah, & Julian, P. D. (2024). Analisis work life balance dalam meningkatkan kinerja guru. Literasi: Journal of Innovation Literacy Studies, 1(2), 87–97.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Prosiding SNBK (Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling) terindek oleh: