SKRINING FITOKIMIA, FORMULASI DAN KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN FILM DRESSING EKSTRAK KUNYIT (CURCUMA LONGA L.)
Abstract
Film dressing merupakan salah satu pengembangan penghantaran obat untuk terapi luka di kulit yang memiliki keunggulan seperti elastis, transparan, tidak toksik dan mampu membantu menyerap eksudat luka. Penambahan bahan aktif kunyit pada sediaan film ini karena kunyit mempunyai beberapa aktivitas farmakologis seperti antibakteri, antijamur, dan antiinflamasi alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai metabolit sekunder pada rimpang kunyit serta efek ekstrak kunyit terhadap karakteristik fisik sedian film. Penelitian ini merupakan penelitian experimental laboratory. Sediaan film diformulasikan dalam 3 formula dengan konsentrasi ekstrak kunyit meliputi F1 (0,5%); F2 (0,6%); F3 (0,7%). Hasil skrining fitokimia ekstrak etanol kunyit mengandung alkaloid, flavonoid, dan fenol. Hasil penelitian sediaan film dengan kombinasi ekstrak kunyit dan minyak jinten hitam sebagai bahan aktif memenuhi karakteristik fisik (organoleptis, homogenitas, pH, keseragaman bobot, ketebalan, daya lipat, moisture content, swelling index). Sediaan film ekstrak kunyit (Curcuma longa L.) menunjukkan homogenitas yang sempurna, pH 6,2-7,2; daya lipat > 300x, moisture content 18,98%-19,54%, bobot film 0,430-0,475 gram, ketebalan 0,12 mm – 0,15 mm, swelling index 313,43%-532,11%. Sediaan film dressing ekstrak kunyit memenuhi karakteristik fisik yang baik.
Kata Kunci: film dressing, ekstrak kunyit, karakteristik fisik, skrining fitokimia
Full Text:
PDFReferences
Abazari, M., Ghaffari, A., Rashidzadeh, H., Badeleh, S. M., & Maleki, Y. (2020). A Systematic Review on Classification, Identification, and Healing Process of Burn Wound Healing. International Journal of Lower Extremity Wounds, February 2021. https://doi.org/10.1177/1534734620924857
Adiby Nabillah, D., Kholifah, E., Ismiyati, R., & Maulana, A. (2025). Uji Antioksidan Kombucha Ekstrak Kunyit dan Seduhan Kunyit Menggunakan Sprektroskopi UV-Vis. In Jurnal Ilmiah Farmasi (Vol. 1, Issue 3).
B, Muthmainnah. (2019). Skrining Fitokimia Senyawa Metabolit Sekunder Dari Ekstrak Etanol Buah Delima (Punica granatum L.) Dengan Metode Uji Warna. Media Farmasi, 13(2), 36. https://doi.org/10.32382/mf.v13i2.880
de Oliveira, F. F. D., de Menezes, L. R., & Tavares, M. I. B. (2020). Film-Forming Systems in Topically Administered Pharmaceutical Formulations. Materials Sciences and Applications, 11(08), 576–590. https://doi.org/10.4236/msa.2020.118038
Dhivya, S., Padma, V. V., & Santhini, E. (2015). Wound dressings - A review. BioMedicine (Netherlands), 5(4), 24–28. https://doi.org/10.7603/s40681-015-0022-9
Farah Dhifa Dg Masikki, M., Utami, M., Yulianti, S., & Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Nusantara Palu, S. (2024). Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research. Vol. 2 (3), Hal 263-273.
Kathe, K., & Kathpalia, H. (2017). Film forming systems for topical and transdermal drug delivery. Asian Journal of Pharmaceutical Sciences, 12(6), 487–497. https://doi.org/10.1016/j.ajps.2017.07.004
Royani, S., Suci Yuliyanti, S. D., Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Cipta Husada Purwokerto, S., & Tengah, J. (2025). Identifikasi Kualitatif Senyawa Metabolit Sekunder pada Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) di Kabupaten Banyumas melalui Skrining Fitokimia. In Jurnal Kesehatan Dan Science (Vol. 21, Issue 2).
Saarai, A., Kasparkova, V., Sedlacek, T., Saha, P. (2011). A Comparative Study of Crosslinked Sodium Alginate/Gelatin Hydrogels for Wound Dressing. Recent Researches in Geography, Geology, Energy, Environment and Biomedicine; 22; 384-389.
Shi, C., Wang, C., Liu, H., Li, Q., Li, R., Zhang, Y., Liu, Y., Shao, Y., & Wang, J. (2020). Selection of Appropriate Wound Dressing for Various Wounds. Frontiers in Bioengineering and Biotechnology, 8(March), 1–17. https://doi.org/10.3389/fbioe.2020.00182
Suprihatin, T., Rahayu, S., Rifa, M., & Widyarti, S. (2020). Senyawa pada Serbuk Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) yang berpotensi sebagai Antioksidan. Buletin Anatomi dan Fisiologi Vol. 5(1).
Thomas, N. A., Tungadi, R., Hiola, F., & S. Latif, M. (2023). Pengaruh Konsentrasi Carbopol 940 Sebagai Gelling Agent Terhadap Stabilitas Fisik Sediaan Gel Lidah Buaya (Aloe Vera). Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 3(2). https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i2.18050
Velásquez, E., Rojas, A., Piña, C., Galotto, M. J., & de Dicastillo, C. L. (2019). Development of bilayer biodegradable composites containing cellulose nanocrystals with antioxidant properties. Polymers, 11(12). https://doi.org/10.3390/polym11121945
Refbacks
- There are currently no refbacks.