PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DIVERSIFIKASI MAKANAN SEHAT BERBASIS JAMUR TIRAM (Pleurotus ostreatus) PADA TP PKK DESA TONDOK BAKARU (KABUPATEN MAMASA SULAWESI BARAT)
Abstract
Potensi budidaya jamur tiram di Desa Tondok Bakaru sangat besar, namun masih terdapat keraguan di kalangan masyarakat mengenai keamanan dan cara mengonsumsinya. Ketakutan ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang cara mengidentifikasi jamur tiram yang aman serta cara pengolahannya yang benar. Untuk mengatasi masalah ini, pelatihan tentang diversifikasi olahan jamur tiram diselenggarakan guna memberikan wawasan kepada masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengenali dan mengolah jamur tiram secara aman dan efektif. Hasil evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai N-gain antara 0,82 hingga 0,95, yang berarti 82 hingga 95 persen peserta mengalami peningkatan pemahaman. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas materi yang disampaikan, baik dalam aspek teori maupun praktik langsung. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih baik, tetapi juga keterampilan untuk mengaplikasikan teknik pengolahan jamur tiram dalam kehidupan sehari-hari. Evaluasi ini membuktikan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam mendiversifikasi olahan jamur tiram, sehingga dapat meningkatkan penerimaan dan konsumsi jamur tiram di desa tersebut. Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih percaya diri dalam mengonsumsi dan mengolah jamur tiram, yang pada gilirannya dapat mendukung perkembangan budidaya jamur tiram secara berkelanjutan di desa tersebut.
Full Text:
PDFReferences
Afiah, A., & Rahayuningsih, H. M. (2014). Pengaruh pemberian sup jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) terhadap kadar kolesterol total subjek obesitas. Journal of Nutrition College, 3(4), 465-472.
Aini, S. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan jamur tiram (Pleurotus Ostreatus) (studi kasus: Kabupaten Deli Serdang).
Alang, H., Rosalia, S., & Ainulia, A. D. R. (2022). Inventarisasi tumbuhan obat sebagai upaya swamedikasi oleh masyarakat suku mamasa di Sulawesi Barat. Quagga: Jurnal Pendidikan Dan Biologi, 14(1), 77-87.
Alannys, M. (2024). Pengaruh Penambahan Tepung Kacang Kedelai (Gycine Max. L) pada Pembuatan Bakso Jamur Tiram terhadap Kualitas Fisik dan Daya Terima Konsumen. Advances In Social Humanities Research, 2(3), 508-519.
Amelia, A., Sahabuddin, C., & Fitrah, N. (2021). Strategi Pengembangan Usaha Wisata Desa Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa (Studi Kasus Wisata Bunga Anggrek Tondok Bakaru Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa). Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi (JIPIKOM), 3(2), 125-134.
Atikawati, D., Wardana, F. C., Abidin, Z., & Nurrohman, M. Y. (2024). Peningkatan Kesadaran Lingkungan Warga Kampung Lele Kediri melalui Pengolahan Limbah Minyak Jelantah. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 114-122.
Hermin, H., Paranoan, N., & Sabandar, S. Y. (2024). Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Mamasa. Jurnal Syntax Admiration, 5(9), 3328-3337.
Ismail, A. Y., Abidin, Z., Aminudin, S., & Rahmawati, T. (2024). Pelatihan Identifikasi Morfologi Tanaman Berkhasiat Obat Untuk Meningkatkan Variasi Olahan Produk dan Penjualan. Abdimas Galuh, 6(2), 1512-1523.
Jayati, R. D., Fitriyana, N., Gumay, O. P. U., & Delwista, M. W. (2024). PELATIHAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN YOGURT SUSU KEDELAI DI DESA KARANG JAYA KECAMATAN SELUPU REJANG. PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 105-114.
Lubis, E. R. (2020). Untung Besar Budi Daya Jamur Tiram. Bhuana Ilmu Populer.
Maharani, H. (2024). Penyuluhan dengan metode sokratik dan lomba memasak sebagai upaya peningkatan pemahaman stunting pada ibu-ibu posyandu balita di kabupaten Gresik. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(2), 1515-1525.
Mikrianto, E., Yunus, R., Dahniar, D., Aisy, R., Nugravita, A. N., Fitriani, R. A., ... & Wahyudi, A. (2023). Diversifikasi Jamur Tiram Olahan di UKM Jamur Kabupaten Batola Kalimantan Selatan. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 3(2), 387-392.
Mulyana, M., Pawan, A. P., & Maabuat, E. E. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Tondok Bakaru Di Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat. J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan), 16-32.
Nurdin, G. M., Ariandi, A., & Arhim, M. (2022). Pelatihan Diversifikasi Jamur Tiram Sebagai Produk Olahan Makanan di Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene. Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat (Jati Emas), 6(3), 17-18.
Purwaningsih, C. E. (2014). Pertumbuhan dan produktivitas jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) pada media tumbuh limbah blotong dan ampas tebu dengan tambahan bekatul. Widya Warta: Jurnal Ilmiah Universitas Katolik Widya Mandala Madiun, 38(02), 178-189.
Rosmiah, R., Aminah, I. S., Hawalid, H., & Dasir, D. (2020). Budidaya jamur tiram putih (Pluoretus Ostreatus) sebagai upaya perbaikan gizi dan meningkatkan pendapatan keluarga. ALTIFANI Journal: International Journal of Community Engagement, 1(1), 31-35.
Sari, I. J., Fitriana, D. N. E., Hendriyani, M. E., Khastini, R. O., & Permata, T. A. (2023). Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Pontang-Banten Terkait Kandungan Gizi Jamur Tiram Melalui Sosialisasi dan Pendampingan Pengolahan Jamur Tiram. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 33-39.
Usdyana, N. F., Ahmad, I., & Yusuf, M. (2018). Diversifikasi jamur tiram sebagai pangan lokal pada kelompok wanita tani di Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 1(2), 59-68.
Yasa, I. K. P. S., & Ismail, D. (2023). Perbedaan Bakso Berbahan Dasar Jamur Tiram Dengan Daging Ayam. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis, 2(6), 1362-1374.
Refbacks
- There are currently no refbacks.