PERNIKAHAN DINI SEBAGAI SEBAB KEMISKINAN DI PEDESAAN

Maretha Berlianantiya, Yahya Reka Wirawan

Abstract


Kemiskinan yang berlangsung secara turun-temurun merupakan fenomena yang dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial, ekonomi, dan budaya. Salah satu penyebab utama yang sering kali tidak disadari adalah pernikahan dini. Tujuan penelitian ini membahas bagaimana pernikahan dini dapat menyebabkan kemiskinan di pedesaan, yang umumnya dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pendidikan dan keterbatasan akses terhadap sumber daya ekonomi, berkontribusi terhadap kemiskinan yang berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan analisis literatur dan data sekunder terkait hubungan antara pernikahan dini, pendidikan, dan kemiskinan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pernikahan dini menyebabkan putus sekolah, rendahnya keterampilan kerja, dan akses terbatas terhadap pekerjaan yang layak, yang pada akhirnya memperpanjang lingkaran kemiskinan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang efektif untuk meningkatkan pendidikan dan akses terhadap layanan sosial guna mengatasi permasalahan ini.

Keywords


Pernikahan dini; pendidikan rendah; kemiskinan turun-temurun; akses ekonomi

Full Text:

PDF

References


Salsabila, B. A. (2024). Pengaruh Pernikahan Dini Terhadap Tingkat Kemiskinan Dan Kesejahteraan Rumah Tangga Di Kabupaten Rembang. Journal of Sharia Economics and Finance, 1. https://journal.unisnu.ac.id/jsef/article/download/1046/460

Ahalya, N and Ramachandra T.V. (2001). Wetlands Restoration and Conservation – What, How and Why? Proceedings of National Conference on Control of Industrial Pollution and Environmental Degradation. September 14-15, 2001. PSG College of Engineering, Coimbatore : 560-564.

BPS Indonesia. (2023). Statistik Pendidikan dan Kemiskinan di Indonesia. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik Pernikahan Anak di Indonesia

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.

Goldman, C. R. and A. J. Horne. (1983). Limnology. International Student Edition. Mc. Graw Hill. Int. Book. Co. Tokyo.

Juhaidi, A., & Umar, M. (2020). Pernikahan Dini, Pendidikan, Kesehatan Dan Kemiskinan Di Indonesia : Masihkah Berkorelasi? Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 18(1), 1. https://doi.org/10.18592/khazanah.v18i1.3585

Nilan, P. (2020). Gender and Education in Southeast Asia: Pathways to Progress. Routledge.

Salsabila, B. A. (2024). Pengaruh Pernikahan Dini Terhadap Tingkat Kemiskinan Dan Kesejahteraan Rumah Tangga Di Kabupaten Rembang. Journal of Sharia Economics and Finance, 1. https://journal.unisnu.ac.id/jsef/article/download/1046/460

UNICEF. (2022). Ending Child Marriage: Progress and Challenges. United Nations Children’s Fund.

World Bank. (2021). The Impact of Early Marriage on Poverty and Education. World Bank Group.

Nilan, P. (2020). Gender and Education in Southeast Asia: Pathways to Progress. Routledge.

KemenPPPA. (2021). Strategi Nasional Pencegahan Perkawinan Anak. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Sage. Nilan, P. (2020). Marriage and Education: The Interplay Between Early Marriage and School Dropout.

Sen, A. (1999). Development as Freedom. Oxford University Press.

Rapaglia

John P., and Henry J. Bokuniewicz. (2009). The effect of groundwater advection on salinity in pore waters of permeable sediments. Limnology and Oceanography. Vol. 54(2) : 630-643.

Routledge. Psaki, S. R., et al. (2019). Journal of Adolescent Health, 64(4), 437-443.

UNICEF. (2022). Child Marriage: A Global Perspective.

Walker, J. (2015). World Development, 67, 1-15.

World Bank. (2021). Ending Child Marriage: Child Marriage Policy Brief.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.