Analisis Pengaruh KUHP Baru dalam Perspektif Perlindungan Hak Asasi Manusia di Indonesia

Karin Auliya Prasetyo, Marthauli Elvaretta Pramodhawardhani, Whendy Dany Permana, Erlando Ossa Pratama, Asa Barno Happy Ramadhany

Abstract


Penggantian Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) warisan kolonial Belanda dengan KUHP baru yang nasional merupakan langkah baru dalam pembangunan hukum di Indonesia. dalam pembangunan hukum di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh KUHP baru terhadap perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan studi kepustakaan terhadap materi muatan KUHP baru. Temuan penelitian menunjukkan bahwa KUHP baru memiliki pengaruh yang dualis di satu sisi positif dan di sisi lain negativ dari sudut pandang HAM. Dari sisi positif, KUHP baru memperkuat perlindungan HAM melalui beberapa ketentuan, seperti: pengakuan terhadap hukum yang hidup dalam masyarakat (living law) dengan syarat ketat, pengaturan pidana yang lebih proporsional dengan mengutamakan pidana pokok alternatif selain penjara dan penghormatan terhadap keadilan dan hak individu. Namun, di sisi negatif, KUHP baru juga berpotensi mengancam kebebasan sipil dan hak asasi manusia. Beberapa pasal dinilai bertentangan dengan HAM dan dapat disalahgunakan untuk membatasi ruang demokrasi, seperti pasal-pasal mengenai penghinaan terhadap pemerintah dan ketidakpastian hukum. Kekhawatiran utama adalah bahwa ketentuan ketentuan ini dapat digunakan untuk membungkam kritik dan perbedaan pendapat.

Keywords


KUHP Baru; Hak Asasi Manusia (HAM); Hukum Pidana, Kebebasan Sipil; Dualisme Hukum;

Full Text:

PDF

References


Afifah Firdaus, & Indra Yugha Koswara. (2024). Pembaharuan Hukum Pidana di Indonesia: Analisis Tentang Pidana Pengawasan dan Asas Keseimbangan. Lex Renaissance, 9(1), 1–22. https://doi.org/10.20885/jlr.vol9.iss1.art1

Al Firman, Reyland Silverius Sinaga, & Reh Bungana Br PA. (2023). Perlindungan Hak Asasi Manusia dalam Sistem Hukum Pidana. Birokrasi: JURNAL ILMU HUKUM DAN TATA NEGARA, 1(4), 227–236. https://doi.org/10.55606/birokrasi.v1i4.746

Alam, A. S. L., & Patmawanti, B. (2025). Politik Pembaruan Hukum Pidana Berkarakter Pancasila. Unes Journal of Swara Justisia, 8(4), 913–926. https://doi.org/10.31933/07495384

Arum, S. K. K., & Maulidah, K. (2025). Pembaruan Hukum Pidana Melalui Penerapan Prinsip Insignifikansi: Kajian dalam KUHP Baru Indonesia. Jurnal Hukum Ekualitas, 1(1), 57–69. https://doi.org/10.56607/73krj443

Becker, F. G., Cleary, M., Team, R. M., Holtermann, H., The, D., Agenda, N., Science, P., Sk, S. K., Hinnebusch, R., Hinnebusch A, R., Rabinovich, I., Olmert, Y., Uld, D. Q. G. L. Q., Ri, W. K. H. U., Lq, V., Frxqwu, W. K. H., Zklfk, E., Edvhg, L. V, Wkh, R. Q., … فاطمی, ح. (2019). Pembaharuan Hukum Pidana. In UM Jakarta Press (Vol. 7, Issue 1). https://www.researchgate.net/publication/269107473_What_is_governance/link/548173090cf22525dcb61443/download%0Ahttp://www.econ.upf.edu/~reynal/Civil wars_12December2010.pdf%0Ahttps://think-asia.org/handle/11540/8282%0Ahttps://www.jstor.org/stable/41857625

Hsb, M. O. (2021). Ham Dan Kebebasan Berpendapat Dalam Uud 1945. AL WASATH Jurnal Ilmu Hukum, 2(1), 29–40. https://doi.org/10.47776/ALWASATH.V2I1.135

Lisma, L. (2019). Internalisasi Nilai Hukum Islam dalam Rancangan KUHP di Indonesia (Studi terhadap Tindak pidana perzinahan dalam KUHP dan RKUHP ). Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum Dan Pendidikan, 18(1), 721–733. https://doi.org/10.30863/ekspose.v18i1.281

Malau, P. (2023). Tinjauan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru 2023. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 5(1), 837–844. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v5i1.2815

Marpi, Y., Erlangga, Endaryono, B. T., & Noviani, K. (2021). Legal effective of putting “Business as Usual” clause in agreements. International Journal of Criminology and Sociology, 10, 58–70. https://doi.org/10.6000/1929-4409.2021.10.09

Nggeboe, F. (2017). Tinjauan Tentang Keseimbangan Peran Penegak Hukum (Polisi) Dan Perlindungan Hak Asasi Manusia (Ham). Jurnal LEX SPECIALIS, 12, 42–50.

Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie. (2008). Penegak Hukum. Writer, 1–6.

Rambe, R. F. A. K., Sihombing, M. A. A., & Winata P, N. (2024). Implikasi Perlindungan Hak Asasi Manusia Dalam Hukum Pidana. Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum, 11(1), 24–31. https://doi.org/10.31289/jiph.v11i1.11182

Rizqiqa, L. D., Wulandari, W., & Putri, N. S. (2024). Implikasi Pengaturan Pelanggaran Ham Berat Dalam Kuhp 2023 Terhadap Keberlakuan Asas-Asas Khususnya: Penguatan Atau Pelemahan? Litigasi, 25(1), 21–60. https://doi.org/10.23969/litigasi.v25i1.12416

Rohman, R., Muliadi, M., Pratama, F., Saputra, I., Firmansyah, A., Marwan, T., & Irfandi, I. (2024). Sistem Pembuktian dalam Hukum Pidana Indonesia dan Tantangan dalam Proses Peradilan. Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 1(3), 279–292. https://doi.org/10.71153/jimmi.v1i3.146

Saputro, L. A., & Anwar, A. S. (2023). Menyoal Pasal Penghinaan Presiden dalam KUHP: Antara Proporsionalitas Prinsip Primus Inter Pares atau Kemunduran Demokrasi. Wicarana, 2(1), 14–26. https://doi.org/10.57123/wicarana.v2i1.32

Situngkir SH.,MH, D. A. (2018). Asas Legalitas Dalam Hukum Pidana Nasional Dan Hukum Pidana Internasional. Soumatera Law Review, 1(1), 22. https://doi.org/10.22216/soumlaw.v1i1.3398

Sonia Desi Rahmawati, & Zulkifli Andrian. (2025). Telaah Undang-Undang KUHP Baru dalam Perspektif Politik Hukum. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(1), 78–89. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i1.4483

Tarigan, E. K., Darmayanti, E., Amaniarsih, D. S., & Simatupang, B. D. (2024). Tinjauan Yuridis Perbandingan KUHP Lama dan KUHP Baru. Warta Dharmawangsa, 18(3), 590–604. https://doi.org/10.46576/wdw.v18i3.4449

Widyaastuty, R., Sihite, S., & Lubis, F. (2024). Pokok Pokok Pemikiran KUHP Baru. 4.

Yanova, M. hendri, Komarudin, P., & Hadi, H. (2023). Metode Penelitian Hukum: Analisis Problematika Hukum Dengan Metode Penelitian Normatif Dan Empiris. Badamai Law Journal Magister Hukum Universitas Lambung Mangkurat, 8(2), 394–408.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Office:
Fakultas Hukum
Universitas PGRI Madiun

Jl. Auri No. 14–16, Kota Madiun 63118 Lt. 3
email : [email protected]