Tahap Awal Pengembangan Modul Fisika Berbasis Inquiry untuk Siswa SMP/MTs Kelas VII

Muhammad Sayid Abdulloh

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian dengan tujuan mengembangkan media pembelajaran berupa modul untuk mengukur kemampuan berfikir siswa SMP/MTs kelas VII pada mata pelajaran fisika. Pengembangan menggunakan model 4-D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Pengukuran kemampuan berfikir siswa menggunakan instrumen soal uraian. Instrumen soal uraian yang dibuat mewakili indikator berfikir kreatif yaitu kefasihan (fluency), fleksibilitas (flexibility), kebaharuan (novelty) dan berpikir memerinci (Elaboration). Subyek penelitian adalah siswa SMP N 1 Mlarak kelas VII yang dipilih secara random sampling. Penilaian modul melihat dari validasi pakar ahli dan respon siswa terhadap modul fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa modul memperoleh standart kelayakan dengan presentase 63,43 %, respon yang baik oleh siswa dengan presentase rata-rata 80,33% dan kemampuan berfikir kreatif siswa dalam kategori cukup kreatif dengan presentase peningkatan rata-rata 58%.


Keywords


Modul, Inquiry, Berfikir Kreatif

Full Text:

PDF

References


Mardapi, D. 2008. Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Nontes. Jogjakarta: Mitra Cendikia Press.

Nuriyanah,S. (2015). Pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui praktikum sederhana. 16-17.

Sari, I. M., Sumiati, E., & Slahaan, P. (2013). Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Dalam pembelajaran Pendidikan Teknologi Dasar(PTD). Jurnal PengajaranMIPA , 60-68

Suprawoto,N.A.2009.MengembangkanBahan Ajar dengan Menyusun Modul.(online)(http://www.scribd.com/doc/16554502/Mengembangkan-BahanAjar-denganMenyusun-Modul. Diakses pada tanggal 25 oktober 2014).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.