Penerapan Metode Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar IPA Fisika Siswa Kelas VIII-B SMP Negeri 2 Gemarang Tahun Ajaran 2017/2018

Joko Suharno

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan keterampilan proses sains dalam pembelajaran IPA Fisika yang meliputi keterampilan untuk mempersiapkan pengamatan, keterampilan mengamati, mengelompokkan, menafsirkan, meng-komunikasikan, serta hasil belajar IPA Fisika di kelas VIII-B SMP Negeri 2 Gemarang setelah mengikuti pembelajaran metode inkuiri terbimbing.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-B SMP Negeri 2 Gemarang sebanyak 26 siswa. Keterampilan proses sains siswa diukur berdasarkan pening-katan persentase keterampilan proses sains siswa dari masing-masing subaspek / indikator,sedangkan hasil belajar IPA Fisika diukur berdasarkan peningkatan rata-rata serta kriteria ketuntasan minimal (KKM) siswa. Instrumen penelitian yang digunakanterdiri atas: lembar observasi keterampilan proses sains dan soal tes hasil belajar IPA Fisika materi getaran dan gelombang. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif. Dari hasil penelitian yang telah diperoleh, diketahui bahwa metode inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar IPA Fisika siswa kelas VIII-B SMP Negeri 2 Gemarang pada materi getaran dan gelombang. Adapun keterampilan proses sains meningkat dari kategori kurang (32%) ke kategori baik (84%). Ketuntasan Hasil belajar IPA Fisika meningkat dari kategori kurang (30%) ke kategori baik (88%)

Keywords


, Keterampilan Proses Sains, Hasil Belajar IPA Fisika

References


Ali Nugraha, dkk. 2005. Kurikulum dan Bahan Belajar TK. Jakarta: Universitas. Terbuka

Arifin,Zainal. 2012. Penenlitian Pendidikan Metode dan Paradigma Baru. Bandung: Remaja Rosda Karya

Bundu, Patta. 2006. Penilaian Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah DalamPembelajaran Sains. Jakarta : Depdiknas.

E. Mulyasa. 2006. Kurikulum yang di sempurnakan. Bandung: PT Remaja. Rosdakarya

Hamalik, Oemar. 2004. Proses Belajar Mengajar. Jakarta : Bumi Aksara.

Markaban, 2008. Model Penemuan Terbimbing Pada Pembelajaran Matematika.

SMK Yogyakarta : Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan.

Ngalim,Purwanto. 2006. Psikologi Pendidikan. Bandung:Remaja Rosdakarya.

Sagala, Syaiful. 2010. Supervisi Pembelajaran dalam Profesi Pendidikan.

Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, Wina. 2008. Perencanaan & Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta:

Kencana

Saputro, Suprihadi dkk. 2000. Strategi Pembelajaran. Malang : FIP UNM

Sudjana, Nana . 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung : PT.

Remaja Rosdakarya.

Sugihartono, dkk. 2007. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press

Suyatna, Agus. 2002. Pemanfaatan Laboratorium Fisika Virtual. Program Studi Pendidikan Fisika . FKIP Unila

Trianto.2007. Model-model Pembelajaran inovatif berorientasi kontruktivistik. Prestasi Pustaka: Jakarta

Usman Samatowa. (2006). Bagaimana Membelajarkan IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Pendidikan Nasional

Wibawa, Basuki. 2003. Penilitian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdikas


Refbacks

  • There are currently no refbacks.