RANCANG BANGUN SMART GARDEN BERBASIS INTERNET of THING (IoT) DENGAN BOT TELEGRAM

Krisna Affandi

Abstract


Berbicara masalah menyiram tanaman, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti kapan waktu yang tepat untuk di anjurkan menyiram tanaman, dan kapan waktu yang kurang tepat untuk menyiram tanaman. dan juga kadar dan kebutuhan air harus sesuai kebutuhan tanaman. Apalagi dimusim kemarau penyiraman penting dilakukan dan juga peyinaran cahaya harus sesuai dengan kebuthan tanaman. Dampak yang terjadi seperti tanaman menjadi tidak optimal dalam pertumbuhannya, dan kualitas tanaman menjadi menurun seperti daun layu, sedikit bunga, warna tidak cerah, akar tidak menancap dengan kuat, dan tumbuhan juga mudah mati.

Alat Smart Garden ini juga dapat mengontrol penyiraman dan pencahayaan tanaman dari jarak jauh, dengan kita mengirim pesan melalui aplikasi telegram yang di kirim kan ke alat smart garden. Alat merespon dan mengerjakan perintah yang telah dikirimkan, dan juga membalas pesan tentang informasi yang kita inginkan dari tanaman. Alat Smart Garden ini menggunakan NodeMCU sebagai kontrolernya serta sensor soil moisture sebagai pendeteksi kelembapan tanah, dan DHT11 sebagai sensor suhu dan kelembapan udara. Metode yang digunakan adalah Waterfall karena sangat efektif untuk perancangan sistem dan memanagemen waktu dan metode Black Box digunakan untuk menguji sistem apakah sistem berjalan dengan semestinya.

Alat ini dibuat bertujuan untuk meningkatkan kualitas tumbuhan agar tumbuhan dapat tumbuh dengan baik, berbunga banyak, akar menancap dengan kuat serta tidak mudah terserang hama dan penyakit. Alat ini juga bisa mencapai keakuratan mencapai 90% dalam penyiraman yang membuat tumbuhan tidak terlalu banyak atau sedikit dalam penyiramannya.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Kantor Sekertariat:
Universitas PGRI Madiun
Jl. Auri No. 14-16  Kota Madiun 63118
Lt 3 Kantor Program Studi Teknik Informatika
email :  senatik@unipma.ac.id
 
 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.