ANALISIS ANGGARAN OPERASIONAL SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA PDAM KABUPATEN PONOROGO

Novi Ayu Riani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui anggaran operasional telah terpenuhi sebagai alat ukur kinerja pada PDAM Kabupaten Ponorogo. Kinerja (performance) adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/ program /kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi organisasi yang tertuang dalam strategic planning suatu organisasi. Anggaran sebagai alat pengendalian berarti adanya tanggung jawab para manajer terhadap penyimpangan yang terjadi antara anggaran dan realisasi ini berguna untuk mengukur kinerja perusahaan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif yang menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data  yang digunakan adalah trianggulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data yang dilakukan peneliti meliputi analisis anggaran dan realisasi serta analisis outcome kinerja. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di PDAM Kabupaten Ponorogo dapat disimpulkan bahwa anggaran sebagai alat ukur kinerja manajerial pada PDAM Kabupaten Ponorogo selama tahun 2009 sampai dengan tahun 2012 sudah mencerminkan pencapaian kinerja manajer sesuai dengan pertanggungjawaban masing-masing bagian. Dari data-data yang ada menunjukkan bahwa anggaran sudah berfungsi sebagai alat ukur kinerja, karena dalam menilai kinerja perusahaan yang bersangkutan membandingkan antara anggaran dan realisasinya yang dipergunakan sebagai tolak ukur mengukur prestasi. Setelah membandingkan antara anggaran dan realisasi kemudian ditelusuri penyebab dari penyimpangan tersebut dan selanjutnya diambil tindakan koreksi yaitu tindakan untuk mencegah terulangnya ketidaksesuaian dalam penyusunan anggaran.  

Full Text:

PDF

References


Carter, William K. 2009. Akuntansi Biaya. Jakarta: Salemba Empat . Ellen Christina, M Fuad, Sugiarto, dan Edy Sukarno. 2001. Anggaran Perusahaan Suatu Pendekatan Praktis.Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama. Ernie Tisnawati Sule, dan Kurniawan Saefullah. 2005. Pengantar Manajemen. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Euis Rosidah dan Cepi Krisnadi . 2008 . Peranan Anggaran Biaya Produksi Dalam Menunjang Efektifitas Pengendalian Biaya Produksi. Jurnal Akuntansi FE Unsil. Vol.3 No.1(Online) https://imaph.files.wordpress.com/2009/02/peranan -anggaranbiaya-produksi-dalam-menunjang-efektivitas-pengendalian-intern-biayaproduksi.pdf, Diunduh 4 juli 2014) Hansen, Don R., dan Mowen, Maryanne . 2012 . Akuntasi Manajerial, Edisi Kedelapan. Jakarta: Salemba Empat. Mahmudi. 2007. Manajemen Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta: STIE YKPN. Mardiasmo. 2009. Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta:ANDI. Mohamad Mahsun. 2006 . Pengukuran Kinerja Sektor Publik. Yogyakarta:BPFE Munandar. 2007. Budgeting; Perencanaan Kerja, Pengkoordinasian Kerja, Pengawasan Kerja.Yogyakarta:BPFE. Rudianto. 2006. Akuntansi Manajemen. Jakarta:PT Grasindo. Shim,Jae K., dan Siegel,Joel K. 2001. Budgeting. Jakarta: Erlangga. Singgih Santoso. 2014. Statistik Parametik. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Sofyan Syafri Harahap. 2002 . Budgeting Peranggaran Perencanaan Lengkap Untuk Membantu Manajemen. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta. _______. 2013. Cara Mudah Menyusun Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Bandung: Alfabeta. Suharsimi Arikunto. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta. Supriyono. 2012 . Akuntansi Biaya Perencanaan dan Pengendalian Biaya Serta Pembuatan Keputusan. Yogyakarta: BPFE.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.